Libur Akhir Tahun, Kereta Sleeper Diburu

Kereta sleeper
Kereta sleeper | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Peminat Kereta sleeper super mewah yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengalami peningkatan yang cukup signifikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, meski tarif yang dipatok relatif mahal.

Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah, mengatakan tingkat keterisian penumpang kereta sleeper semakin meningkat.

Ia memaparkan, dari jumlah total 18 kursi yang tersedia, pada kereta sleepers, 15 kursi di antaranya selalu penuh terisi. Bahkan, khusus untuk hari Jumat, kereta sleeper ini selalu penuh dengan penumpang.

“Okupansinya bagus. Kemarin itu untuk pengguna kereta sleepers meningkat sampai 80 persen,” kata Dadan, seperti dikutip dari Viva.co.id. 

Kereta sleeper ini memang terbilang sangat berbeda dengan kereta reguler pada umumnya. Kereta ini dilengkapi dengan beragam fasilitas mewah yang membuat penumpang nyaman. 

Beberapa di antaranya seperti mini televisi, charger, headset, lampu baca, berbagai pilihan lagu untuk berkaraoke, kursi yang dapat direbahkan 170 derajat. 

Armada kereta ini biasanya tersedia sebanyak satu gerbong, yang dirangkaikan dengan kereta Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir – Surabaya Pasarturi. Untuk tiket kereta super mewah ini dibanderol dengan harga sekitar Rp900 ribu hingga Rp2 juta, tergantung jarak tempuh.

Baca juga: PT KAI DAOP VI Operasikan 5 Kereta Tambahan dari Solo

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Edi Sukmoro, mengatakan, guna menyambut Natal dan Tahun Baru 2018-2019, perseroan telah menyiapkan sarana-prasarana dan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung kelancaran pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 seperti tahun-tahun sebelumnya.

Edi menuturkan, tahun ini masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 ditetapkan selama 18 hari yakni mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

“Selama masa angkutan tersebut, seluruh pegawai KAI dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun. Tidak diperkenankan mengambil cuti tahunan,” kata Edi di Jakarta Railway Center, Jakarta Pusat, Senin (3/12).

Edi juga menuturkan, dari aspek sarana kereta api, tahun ini KAI menyiagakan 424 unit lokomotif dan satu unit lokomotif cadangan. Selain itu, KAI menyiapkan 1.637 unit kereta dan 218 unit kereta cadangan.

“Sementara, untuk jumlah kereta api, tahun ini KAI menyiapkan 346 perjalanan KA reguler, serta 48 perjalanan KA tambahan untuk melayani masyarakat, yang ingin menggunakan jasa kereta api pada masa liburan akhir tahun kali ini,” ungkapnya.

“Sehingga total jumlah kereta api yang disiapkan melayani masyarakat pada masa angkutan Natal kali ini adalah 394 perjalanan KA. Jumlah ini meningkat 5 persen dibandingkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru tahun lalu, yakni sebanyak 375 perjalanan KA,” tuturnya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*