[widget id="text-5"]

Destinasi Unik, Pati Bakal Punya Wisata Banjir

JoSS, PATI – Banjir tidak hanya bicara hal yang menjengkelkan atau tidak menyenangkan. Di Pati, Jawa Tengah, banjir malah akan dijadikan sebagai wisata yang menyenangkan.

Pemerintah Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen punya konsep itu. Sebagai daerah yang cukup rawan tergenang air, memberikan inspirasi tersendiri bagi aparatur dan warga desa setempat untuk berinovasi. Banjir yang kerap dirasakan sebagai musibah kini dirintis sebagai daya tarik wisata.

Kepala Desa Pasuruhan, Warsito mengatakan desanya memang rentan tergenang air lantaran cukup dekat dengan alur Sungai Juwana. Bahkan meski intensitas hujan saat ini belum begitu tinggi, ratusan hektare sawah di desanya sudah kebanjiran.

“Inilah yang coba kami kembangkan. Bila biasanya kami tidak berdaya saat menghadapi banjir, kami mencoba mencari cara agar musibah itu dapat tetap dimanfaatkan dan diberdayakan masyarakat,” ujarnya seperti dirilis Suaramerdeka.com, Minggu (23/12)

Konsepnya, desa akan menjadikan genangan itu sebagai wisata air. Area persawahan yang terendam air akan menjadi rawa-rawa sehingga tidak bisa digarap. Lokasi itu yang coba didesain menjadi destinasi wisata banjir.

Baca juga: Ganggu Penerbangan, Pelepasan Lampion ke Udara Di Jatibarang Dilarang

“Saat ini kami telah memiliki sejumlah konsep seperti dengan memanfaatkan perahu yang telah dimiliki sejumlah warga. Sehingga bisa dimanfaatkan warga yang memiliki hobi memancing atau mencari ikan,” terangnya.

Disiapkan pula wisata perahu untuk berkeliling dengan menyediakan perahu karet maupun kano. Diharapkan hal itu mampu menjadi sumber penghasilan ekonomi terbaru. Sejumlah potensi wisata lain hingga kini tengah proses pembahasan warga untuk diputuskan.

“Harapan kami tentu jangan sampai terjadi banjir. Namun jika musibah itu tidak mampu terelakkan, kami berharap konsep ini bisa membantu warga untuk dapat tetap mencari sumber perekonomian. Terutama bagi warga yang tak bisa bercocok tanam karena sawahnya terendam banjir,” bebernya.

Selain sebagai wilayah yang kerap dilanda banjir, Desa Pasuruhan juga dikenal sebagai salah satu desa penghasil tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Lebih dari 1.000 warga hingga saat ini mencari nafkah di negara lain dengan menjadi TKI. Diharapkan ada kontribusi nyata dari warga yang jadi TKI untuk melakukan pengembangan wisata banjir di Pasuruhan. (Wiek/Joy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]