
JoSS, JAKARTA – Tak jarang yang ketika remaja belum serius olahraga dan baru ingin mencoba untuk rutin melakukannya di usia yang tak lagi muda.
Namun bolehkah tetap melakukan aktivitas fisik saat memasuki lansia?
“Tidak ada batasan limit usia untuk selalu bergerak. Yang penting untuk perlu diperhatikan saat di usia lanjut itu bagaimana kita memulainya,” tutur Founder dan Senior Fisioterapis EvoPhysio.id, S. Rujito.
Menurut praktisi fisioterapis Ito ini untuk terus aktif bergerak dan berolahraga dapat dilakukan oleh siapa pun tanpa batasan waktu. Bahkan untuk yang sudah berumur namun sejak muda belum pernah melakukan exercise pun tentu boleh saja. Namun yang perlu diperhatikan itu tahapan awal untuk memulainya.
“Bisa mulai yang ringan-ringan saja, jangan terlalu memforsir berat. Intensitasnya juga perlu perhatikan, usahakan ya dari yang seminimal mungkin, bila sudah mulai terbiasa, boleh ditingkatan sedikit demi sedikit intensitasnya, karena bila langsung diforsir nanti kaget. Perlu diingat juga kekuatan otot dan tulang pun sudah tidak akan seprima dulu,” jelas Ito di acara Sitting is a New Smoking, EvoDay, belum lama ini.
Baca juga: Film Dokumenter Karya Sineas Lokal Banyumas Tembus Layar Lebar
Ito juga menuturkan bahwa olahraga ini akan membuat badan seseorang menjadi sehat dan bugar, terutama untuk yang memasuki usia lanjut.
“Tentu sangat bermanfaat karena saat bertambah usia namun tetap rutin berolahraga, sangat baik untuk kesehatan otak. Tubuh pun akan jauh lebih bugar ketika menua. Jadi bila saat muda tidak pernah olahraga, tapi di umur 40-an baru mau coba, tidak ada masalah, yang perlu diingat itu ya harus bertahap,” tutup Ito.
Dikutip dari DetikhHealth, aerobik dapat membantu para lansia untuk membakar lemak berlebih, menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, dan menjaga kelenturan dan kesehatan sendi, menjaga kesehatan jantung, serta dapat meningkatkan tingkat energi tubuh secara keseluruhan.
Anda bisa memulainya dengan cara melakukan gerakan yang low-impact, seperti squat (menggunakan kursi yang ada di rumah), taichi, berenang, berjalan, bersepeda.
Jika Anda melakukan hal tersebut dengan rutin setidaknya dalam waktu 6 minggu, Anda akan merasakan dampaknya bagi kesehatan, seperti lebih merasa bugar dan kuat.
Bila Anda berusia 65 tahun atau bahkan lebih, Center for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan untuk melakukan olahraga aerobik minimal 150 menit per minggu dengan tingkat intensitas gerakan yang sedang.
Sedangkan 75 menit per minggu untuk olahraga yang berintesitas tinggi. (Wiek/lna)

Leave a Reply