
JoSS, JAKARTA – Lee Jong Suk dideportasi dari Indonesia karena visanya bermasalah, selain itu promotor yang bertanggung jawab atas acara yang mendatangkan pemeran ‘Pinocchio’ itu tak melaporkan pajak pendapatan aktivitas kerja aktor asal Korea Selatan itu.
Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Teodorus Simarmata menyampaikan bahwa aktor Lee Jong Suk telah dideportasi ke negara asalnya pada Senin (5/11) malam.
“Informasi dari imigrasi, Lee Jong Suk beserta 13 orang lainnya menyalahgunakan perizinan keimigrasian, dan malam ini di deportasi ke Korea Selatan,” ujarnya seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Teodorus menjelaskan lebih lanjut bahwa Jong Suk tiba di Indonesia tidak menggunakan visa yang sesuai dengan aktivitasnya. Seperti diketahui, Jong Suk menggunakan visa on arrival, sementara kegiatannya itu fan meeting dan seharusnya ia datang dengan visa izin bekerja dari instansi.
Teodorus pun mengatakan bahwa semua pihak terkait yang berasal dari Korea Selatan turut dideportasi. Sementara pihak terkait dari Indonesia akan dimintai keterangan lebih lanjut.
“Total 13 orang dideportasi malam ini, sekitar pukul 20.00 atau 21.00 WIB nanti,” katanya tadi malam.
Baca juga: Anak Anda Kecanduan Gadget? Coba Kunjungi Klinik Ini
Jong Suk berada di Indonesia dalam rangka menjumpai penggemarnya dalam acara Fan Meeting pada Sabtu (3/11) di The Hall Kasablanka, Jakarta. Meski proses selama jumpa fan berlangsung mulus, bintang drama ‘Pinocchio’ itu tertahan sementara di Jakarta dan belum bisa berpulang ke tanah kelahirannya.
Promotor Indonesia Yes24 yang menggelar acara jumpa fan itu disebut Jong Suk, tak melaporkan pendapatannya dari acara tersebut dengan benar.
“Promotor [untuk pertemuan penggemar] di Jakarta, Yes24, melaporkan keuntungan kepada otoritas pajak setempat (dengan jumlah) yang lebih rendah daripada yang sebenarnya,” ungkap aktor berusia 29 tahun itu, dilansir dari Sompii.
“Meskipun saya dan staf saya sendiri tidak terlibat dalam hal (pajak) ini, mereka (pihak Indonesia) mengambil paspor kami dan belum mengembalikannya. Saya harap Yes24 itu, dan agensi mereka, The Cre8tive Lab dan Yumetomo menyelesaikan masalah ini dengan cepat,” tambahnya.
Seorang sumber dari agensi Lee Jong Suk, A-Man Project mengonfirmasi apa yang dikatakan aktor tersebut. Menurutnya, tim Jong Suk seharusnya meninggalkan Jakarta pada 4 November lalu.
Atas kendala ini, pihak agensi menyebut aktivitas Jong Suk di Korea Selatan terpaksa tertunda.
Melalui akun media sosial miliknya, Jong Suk sendiri sempat merasa kebingungan dan curhat terjebak di negara orang. Ia menceritakan itu lewat unggahan sebuah foto bandara udara dan meluapkan kondisinya yang sedang tertahan di Bandara Soekarno-Hatta usai acara jumpa fan. (lna)

Leave a Reply