Setelah Lion Air JT 556 Batal Terbang Giliran JT 561 Yang Gagal Take Off

Gagal
Lion Air | Foto: google

JoSS, SOLO – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 561 dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo tujuan Bandara Soekarno Hatta Jakarta gagal ‘take off’ pada Jumat (16/11) Malam sebelumnya, Lion Air JT 556 dari Jakarta ke Jogja juga gagal terbang karena kendala teknis.

Diberitakan JoSS.co.id sebelumnya pesawat Lion Air JT-556 gagal terbang karena pendingin ruangan tak berfungsi, sehingga penumpang pesawat Lion Air JT-556 dari Bandara Soekarno-Hatta Cengakareng menuju Bandara Adisutjipto Yogyakarta memilih turun lagi dari pesawat saat masih berada di landasan.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak sejumlah penumpang turun dari sebuah pesawat dan menunggu di landasan parkir. Beberapa saat kemudian para penumpang berpindah ke ruang tunggu.

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro membenarkan informasi tersebut. Danang mengatakan, penerbangan JT-556 itu menggunakan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHI.

Peristiwa itu terjadi Kamis (15/11) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, saat semua penumpang telah masuk ke pesawat dan posisi pesawat masih di landas parkir (apron).

Baca juga: Liburan Bakal Makin Asik, Tol Sragen-Ngawi Segera Dibuka Gratis 

Saat itu, tiba-tiba Auxiliary Power Unit (APU), perangkat yang menyediakan sumber energi pesawat saat mesin belum berputar mengalami penurunan daya sehingga menyebabkan sistem pendingin dan listrik pada pesawat terganggu.

Sementara itu, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Danardewi menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (16/11) membenarkan bahwa pesawat Lion Air JT 561 yang mengangkut 102 penumpang itu, seharusnya terbang ke Jakarta pukul 07.50 WIB, namun mengalami penundaan hingga pukul 10.55 WIB.

Namun saat take off mengalami kendala, sehingga pilot memilih kembali ke apron. “Dari keterangan pihak Lion Air, katanya ada gangguan pada indikatornya. Namun sekarang sudah bisa ditangani,” ujar Danardewi.

Danardewi menambahkan, seluruh penumpang juga sudah dialihkan ke penerbangan Lion Air berikutnya. Menurutnya, dari 102 penumpang, delapan di antaranya membatalkan penerbangan.

“Kasus itu (pesawat gagal take-off.Red) sudah tertangani, semua penumpang dialihkan penerbangan selanjutnya dengan pesawat Lion Air JT 537,” paparnya.

Beberapa penumpang mengatakan jika saat itu pesawat Lion Air JT 561 sudah bersiap untuk lepas landas. Namun sebelum mengudara, pilot memilih kembali ke apron.

“Pesawat sudah ambil ancang-ancang mau terbang, tapi entah mengapa akhirnya pilot membatalkan terbang,”ujar beberapa penumpang Lion Air yang enggan disebut namanya.

Ditambahkan oleh para penumpang, sebelumnya pesawat juga sempat mengalami penundaan waktu terbang ( delay), seharusnya terbang pada pukul 07.50 WIB tapi mundur sampai pukul 10.55 WIB.

Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Danardewi memastikan, kegagalan terbang Lion Air JT 561 tidak mempengaruhi aktifitas penerbangan lainnya di Bandara Adi Soemarmo. “Tidak ada masalah, tidak ada kendala pada aktifitas penerbangan lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut Danardewi mengatakan, ada indikator pesawat yang bermasalah sehingga gagal terbang. “Seketika itu juga kami langsung komunikasi dengan pihak Lion Air, katanya ada indikator yang bermasalah. Saat ini sedang dilakukan perbaikan pesawat,” katanya menutup pembicaraan. (ton/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*