Rombongan Mahasiswa UGM Kecelakaan

mahasiswa
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SLEMAN – Rombongan bus mahasiswa UGM kembali mengalami kecelakaan, setelah sebelumnya terjadi hal yang sama beberapa hari sebelumnya.

Kali ini menimpa rombongan mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian yang mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju ke Bandung, Jawa Barat. Satu korban atas nama Sadewo Putro Wicaksoni mahasiswa angkatan 2016 dikabarkan mengalami luka berat.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya belum mendapat informasi lengkap termasuk lokasi dan waktu kejadian. Sampai berita ini ditulis, pihaknya mengaku masih menjalin komunikasi dengan otoritas Fakultas Pertanian untuk mendapatkan data yang valid.

Iva mengatakan kecelakaan terjadi saat rombongan mahasiswa sedang perjalanan menuju ke Bandung. “Dari informasi ada kegiatan kuliah lapangan,” kata Iva seperti dikutip dari Harianjogja.com, Sabtu (17/11).

Namun ia sendiri belum mendapatkan informasi rinci terkait peristiwa itu. “Yang saya peroleh memang benar kecelakaan itu terjadi dan informasinya Kepala Departemen dan Sekretaris Departemen sedang perjalanan menuju ke sana,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang beredar melalui akun Facebook Pinjung Nawang Sari, satu mahasiswa kritis atas nama Sadewo sedang ditangani di Rumah Sakit dr. Margono Purwokerto. Sementara 20 mahasiswa yang mengalami luka ringan dalam perjalanan menuju ke RSA Gadjah Mada. “Saya juga belum dapat info soal ini [korban dibawa ke RSA UGM,” kata Iva.

Sementara mahasiswa yang syok berat sedang dipulangkan ke Fakultas Pertanian UGM.

Baca juga: Uji Coba SIMKAH Kemenag Cetak 1 Juta Kartu Nikah

Sebelumnya kecelakaan dialami serombongan mahasiswa UGM. Dalam kecelakaan tunggal mobil Toyota Avanza warna silver Nopol N 1088 GX yang terjun ke jurang sedalam 200 meter lebih di Jalan Dusun Sugro, Desa Andonosari, Kecamatan Nongkojajar, Pasuruan, Sabtu (5/11) dua tahun silam, Rika Vionita (24), dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Evon Fitrianto mengatakan korban kecelakaan itu delapan orang.

“Saya dapat informasi dari anggota, yang bersangkutan meninggal dunia di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis. Sudah saya sampaikan, informasinya jenazah korban akan langsung dibawa ke Yogyakarta,” tambahnya.

Berdasar pemeriksaan sementara, menurut Evon, mobil terjun ke jurang akibat rem blong.

“Katanya dari atas (kawasan Gunung Bromo) rem mobil sudah tidak bisa difungsikan,” terangnya.

Selain itu, ada indikasi sopir ini kurang memahami medan jalan.

Mobil tersebut ditumpangi oleh delapan mahasiswa pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dari delapan korban itu terdiri dari tujuh orang perempuan, dan satu orang laki-laki.

Akibat kecelakaan itu, dua penumpang yakni Rika Vionita (24) dan Riska Fitri (24) meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Bangil. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*