
JoSS, JAKARTA – Masalah bangun tidur pagi hari ternyata bisa bikin masalah. Terutama bagi mereka yang punya penyakit tertentu. Akibatnya bisa fatal.
Misalnya begini, pernah nggak anda mendadak pusing ketika memaksakan langsung berdiri saat bangun pagi? Banyak yang mengatakan ini terjadi karena kerja jantung terbebani, dan bisa berakibat fatal. Benarkah demikian?
“Prinsipnya aliran darah itu adalah cairan, yang mana setiap carian pasti ada tekanan yang akan mengisi ruang-ruang yang akan diisinya,” jelas ahli jantung dr Aron Husink SpJP, belum lama ini.
Seperti dirilis Detik menurut dr Aron, saat tidur tekanan darah seseorang akan turun. Jika saat bangun dipaksakan untuk langsung berdiri, maka cairan tubuh akan tertarik oleh gravitasi menuju ke arah kaki.
Pada orang sehat, maka kondisi ini tidak jadi masalah. Dalam sekejap, jantung bisa menarik kembali darah yang turun ke arah kaki, sehingga kepala tidak terasa pusing.
Tetapi bagi orang yang ada riwayat lemah jantung, atau usia lanjut, sistem kompensasinya tidak semulus pada orang sehat.
Mendadak berdiri saat bangun tidur membuat tensi atau tekanan darah drop dan suplai oksigen di otak berkurang. Ini yang menyebabkan rasa pusing. “Ini disebut hipotensi ortostatik,” jelas dr Aron.
Kondisi ini, menurut dr Aron tidak berbahaya. Ini terjadi hanya karena perubahan posisi dari telentang ke duduk atau bahkan berdiri tegak.
Bangun tidur memang begitu banyak aturan. Bahkan termasuk minum sesaat setelah bangun tidur pun tidak bisa dilakukan sembarangan.
Baca juga: Underpass Akses Ke NYIA Mulai Digarap Desember
Sudah banyak yang membiasakan diri untuk mengonsumsi air putih begitu mereka bangun tidur di pagi hari.
Alasannya beragam, yang pasti minum air putih memang memberikan berbagai manfaat kesehatan.
Berbagai studi salah satunya yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism menyatakan bahwa kebiasaan minum air putih di pagi hari dapat meningkatkan metabolisme hingga 24 persen.
Tingkat metabolisme yang lebih tinggi pada awal hari membuat kamu lebih cepat mencerna makanan sehingga akan menghasilkan penurunan berat badan yang lebih besar dalam jangka panjang.
Dalam jurnal tersebut dijelaskan saat terbangun di pagi hari, tubuh rentan dehidrasi karena sudah puasa selama berjam-jam saat tidur. Dehidrasi besar pengaruhnya terhadap kesehatan kulit.
Dengan membiasakan diri untuk meminum air putih di pagi hari, yang mana membantu tubuh untuk tetap terhidrasi, kamu bisa menjaga usus besar bekerja dengan optimal dan selamat tinggal sembelit.
Tubuh membutuhkan air untuk menghasilkan getah bening. Tanpa kelenjar getah bening, sel-sel darah putih dan sel-sel kekebalan lainnya tidak akan dapat melakukan perjalanan ke seluruh tubuh untuk melawan penyakit. (Wiek/lna)

Leave a Reply