Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Mulai Terkuak

hilangnya Jamal Khasoggi
Jamal Khasoggi, wartawan Arab Saudi yang hilang di Turki | Foto: time.com

JoSS, TURKI – Pihak berwenang Turki menetapkan lima tersangka atas investigasi kasus hilangnya Jamal Khasoggi, wartawan Arab Saudi di konsulat negara itu di Istanbul. Empat orang terduga pelaku tersebut diantaranya memiliki hubungan dengan pemerintahan Arab Saudi.

Seperti diketahui, pada (2/2), Jamal Khashoggi memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul untuk mengambil dokumen terkait pernikahannya. Dokumen pernikahan ini penting untuk membuktikan bahwa ia telah bercerai dari mantan istrinya di Arab Saudi. Sebab, ia berencana untuk melangsungkan pernikahan dengan tunangannya di Turki.

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dengan hilangnya Khashoggi. Mereka bersikeras bahwa Khashoggi sudah meninggalkan gedung sesaat setelah mengambil dokumen.

Lima tersangka yang terlibat dalam penghilangan Khashoggi seperti dilaporkan kepolisian Turki. Maher Abdulaziz Mutreb (47), Salah Muhammed Al Tubaigy (47), Abdulaziz Mohammed al-Hawsawi (31), Thaar Ghaleb al-Barbi (39), dan Muhammed Saad Alzahrani (40).

Pejabat Turki mengatakan bahwa total terdapat 15 orang dalam kelompok yang diduga sebagai tim eksekusi Khashoggi. Namun, 10 diantaranya masih dalam tahap identifikasi.

Baca juga: Dolar Naik, Berkah Bagi Perajin ‘Bebek Bambu’ di Klaten

Ke-15 orang itu meninggalkan Istanbul pada hari yang sama saat hilangnya Khashoggi. Para tersangka dibawa menggunakan jet pribadi yang disewa oleh perusahaan Saudi.

The New York Times mengkonfirmasi bahwa setidaknya sembilan dari 15 orang bekerja untuk pemerintahan Arab Saudi. Pada Selasa (16/10), penyiar NTV melaporkan bahwa kepolisian Turki telah menemukan bukti selama pencarian mereka yang menunjukkan bahwa Khashoggi dibunuh di konsulat.

Konsul Jenderal Saudi di Istanbul, Mohammad Otaibi meninggalkan Turki menuju Riyadh di tengah skandal yang berkembang di hilangnya Khashoggi.

Diberitakan sebelumnya, Khashoggi tidak pernah terlihat lagi setelah memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu untuk mengurus dokumen pernikahan.

Otoritas Turki meyakini bahwa Saudi telah membunuh koresonden The Washington Post itu di dalam gedung konsulat. Kepolisian menyebut Khashoggi dibunuh oleh tim khusus yang sengaja dikirim Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman ke Istanbul untuk membunuhnya.

Dikutip Business Insider, sejumlah media lokal melaporkan bahwa jasad Khashoggi telah dilarutkan dalam cairan asam setelah dibunuh. Mengutip sumber anonim, SkyNews mengatakan salah satu teori yang tengah dipelajari otoritas Turki adalah bahwa jasad Khashoggi hancur dalam cairan “asam kimia yang sangat cepat bereaksi.” 

Sementara itu, mengutip New York Times, seorang pejabat senior Turki mengatakan Khashoggi tewas dalam beberapa menit. Dia lalu dipenggal, badan dan jarinya dipotong-potong oleh para pembunuh. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*