JoSS, BALI – Gempa 7,0 SR di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8) malam sempat merusakkan sejumlah fasilitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kendati begitu, operasional bandara, termasuk aktivitas penerbangan tetap berjalan normal.
Sementara itu status normal juga disematkan Lombok International Airport (LIA).
General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengakui gempa berdampak pada kerusakan ringan sejumlah fasilitas penunjang gedung terminal Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.
Dia mengatakan perbaikan telah dan akan dilakukan dalam tempo secepatnya, kurang dari 24 jam, mengingat kerusakan yang terjadi tidak terkait struktur bangunan terminal.
“Demi keselamatan dan keamanan penumpang, saat ini kami sedang melakukan peninjauan secara berkala pada beberapa sarana dan fasilitas baik di landside maupun airside serta kami meminta maaf jika terdapat hal-hal yang menganggu kenyamanan penumpang pada saat proses pembersihan dari sarana ataupun fasilitas yang terdampak di area terminal,” ujar dia dalam siaran pers yang diterima JoSS.co.id, Senin (6/8).

Pengecekan juga dilakukan di fasilitas utama penerbangan seperti runway, taxiway dan apron. Dan hasilnya dinyatakan dalam keadaan normal dan bandara beroperasi normal. Tidak ada pembatalan jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Yanus menambahkan terkait situasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, calon penumpang bisa menghubungi contact center di nomor 172 maupun di akun twitter @angkasapura172.
Baca juga : Satgas Kesehatan TNI Diterbangkan Ke Lombok
Sementara itu status normal juga disematkan Lombok International Airport (LIA). Paskagempa operasional dan penerbangan berjalan seperti biasa. “Saat ini operasional LIA masih normal. Kami himbau kepada penumpang apabila terjadi gempa susulan untuk tidak panik dan mengevakuasi diri melalui pintu emergency di terminal LIA,” kata General Manager LIA I Gusti Ngurah Ardita.
Sesaat setelah gempa, lanjut Ardita, pihaknya menerapkan mekanisme yang diatur dalam SOP penanganan bencana, khususnya kepada penumpang bandara.
“Kami evakuasi penumpang di titik evakuasi yang berada di meeting point. Dan usai gempa, penumpang telah kembali ke ruang tunggu untuk dapat melanjutkan tujuan penerbangan masing-masing,” tukas dia. (Joy/lna)

Leave a Reply