
JoSS, JAKARTA – Sindikasi lima bank dalam negeri memberikan dana talangan sebesar Rp3,3 triliun untuk membiayai pembangunan proyek jalan tol ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,19 kilometer.
Bank tersebut di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan Bank Riau Kepri. Jangka waktu pinjaman atau kredit sindikasi yang diberikan ini selama 15 tahun.
PT Marga Trans Nusantara (MTN) selaku pemegang konsesi ruas Kunciran-Serpong menerima fasilitas kredit tersebut dari total investasi yang dibutuhkan sebesar Rp4,7 triliun.
Presiden Direktur PT Marga Trans Nusantara Truly Nawangsasi mengatakan pihaknya mendapakan pinjaman dari bank BUMN dan swasta dengan total senilai Rp 3,3 triliun untuk membiayai proyek tol baru menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tersebut.
“Proyek tol Kunciran-Serpong di mana kami MTN selaku pemegang hak konsesi menerima fasilitas kredit sebesar Rp 3,3 triliun dari total investasi Rp 4,7 triliun,” kata Truly dalam acara penandatanganan pinjaman di Jakarta, Jumat (20/7), seperti dikutip dari Detik Finance.
Truly mengatakan ruas ini merupakan bagian dari proyek Tol Jakarta Outter Ring Road (JORR) II dengan total panjang 110 km.
Dia berharap dengan diberikannya pinjaman ini, maka pembangunan ruas tol ini dapat berjalan dengan lancar. Dengan begitu, ruas yang menghubungkan Kunciran hingga Serpong ini bisa menjadi salah satu pilihan atau alternatif masyarakat dalam menggunakan tol JORR.
Baca juga : Proyek Tol Selatan Jawa Segera Dimulai
“Pengoperasian JORR II secara keseluruhan sudah ditunggu-tunggu karena diharapkan JORR II jadi pemecah kemacetan di dalam Jakarta dan pinggiran Jakarta,” jelasnya.
“Di mana pengguna jalan tol utamanya bisa pilih alternatif dari JORR I. Sehingga distribusi lebih merata dan jadi cost logistik lebih kompetitif sehingga produk barang lebih berdaya saing tinggi dan berdampak bagus untuk perekonomian,” tambahnya.
Sementara itu, Senior Executive Vice President Large Corporate Bank Mandiri Dikdik Yustandi yang merupakan perwakilan dari pemberi kredit sindikasi mengatakan bahwa perbankan selalu siap untuk bisa memberikan bantuan, khususnya di sektor keuangan dalam pembangunan infrastruktur.
“Jadi ini kita komitmen kita ke infrastruktur. Tentunya kita nggak mungkin pembangunan infrastruktur ini ditanggung sendiri, jadi ini contoh baik sinergi yang sama suport untuk momentum pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
“Atas nama kreditur saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, kami dari sisi kreditur juga akan berikan suport dari sisi financing. Mudahan-mudahan ini berjalan dengan lancar sekali lagi terimakasih atas kepercayaannya,” sambung dia. (lna)

Leave a Reply