Panggah Susanto Jabat Ketua DPD Golkar Jateng, Juliyatmono Sekretaris

Kolase Panggah Susanto (kiri) - Juliyatmono (kanan) | Foto: suarabaru.id/golkarpedia

JoSS, SEMARANG – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jateng telah menyepakati Anggota DPR RI Partai Golkar Dapil Jateng VI Panggah Susanto menjadi Ketua DPD Jateng periode 2020-2025. Sementara itu Ketua Harian dijabat oleh Bupati Batang Wihaji dan Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai sekretaris.

Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 tahun 2020 Dewan Pimpimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah, itu digelar selama dua hari yakni pada tanggal 10 dan 11 Maret 2020, pukul 19.30 wib, di Hotel Grand Candi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan pihaknya sudah mengkompromikan seluruh kepentingan bersama seluruh anggota Partai Golkar untuk tidak mengedepankan kepentingan personal, namun harus berpikir 2024 mendatang untuk seluruh masa depan Partai Golkar Jateng.

‘’Itu hasil kompromi kita dengan berbagai pertimbangan, dan hasil itu sudah pula disepakati semua pengurus DPD demi Golkar di masa depan. Karena yang terpenting adalah menjadikan partai Golkar berjaya di masa depan,’’ katanya.

Sebelumnya tiga orang kandidat yang telah mendaftar yaitu Bupati Karanganyar sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Karanganyar Juliatmono, Bupati Batang Wihaji, dan Anggota DPR RI Partai Golkar Dapil Jateng VI juga mantan Dirjen Kementerian Perindustrian Panggah Susanto.

Baca juga: Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Zaki Bertekad Besarkan Partai di Ibukota

Dalam Musda ke -10 tersebut terdapat beberapa agenda rapat yang dihadiri oleh seluruh pengurus Golkar dari 35 kota/kabupaten, dengan lima perwakilan yakni ketua, sekretaris, bidang organiasi, bidang keanggotaan, bidang pemuda dan perempuan. Ormas dan sayap partai, DPD I, Dewan Pertimbangan Partai, dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua DPD Golkar Jateng

“Jadi akan ada 41 suara, terdiri dari 35 suara DPD II, 3 suara ormas, dan masing-masing 1 suara dari DPD I, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan Pusat,” kata Ketua Steering Commitee (SC), Anton Lami Suhadi, di Sekretariat DPD Partai Golkar Jateng, belum lama ini.

Untuk mengantongi kemenangan sebagai Ketua DPD I secara demokratis, maka dalam Musda disyaratkan bagi para calon harus meraup minimal 30 persen kuota atau 13 suara.

“Harapan kita suasana demokrasi dimaknai sebagai pendidikan politik, mekanisme sesuai dengan suara yang ada di kabupaten kota di daerah atau didukung mayoritas suara. Bersaing secara demokratis dan adem,” harapnya.

Ketua DPD Golkar Jateng periode 2015-2020, Wisnu Suhardono, dalam sambutannya mengatakan masa tugasnya telah selesai sebagai ketua.

“Saya berharap agar usai masa jabatannya, dapat diteruskan oleh ketua Golkar Jateng yang baru,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*