
JoSS, JAKARTA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta periode 2020 sampai 2025. Dia menggantikan posisi Plt Kepala DPD Golkar DKI Jakarta Rizal Mallaranggeng.
“Baru saja dilakukan pengukuhan terhadap bang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain sebagai Ketua Golkar DKI Jakarta,” kata Ketua Panitia Musda DPD Golkar Jakarta Basri Baco di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).
Pada kesempatan yang sama Zaki menyatakan dirinya bakal fokus memimpin Golkar untuk meraih suara terbanyak di Pemilihan Umum 2024 mendatang. Strateginya dengan merekrut kader dari berbagai kalangan, sehingga bisa menarik suara terbanyak.
“Target ke depan kita minimal 20 kursi di DPRD DKI Jakarta,” kata Zaki. Dia juga bertekad akan membesar Golkar di ibu kota.
Saat ini Golkar hanya memiliki 6 kursi di DPRD DKI Jakarta dari 106 kursi. Golkar berada di urutan ke-8, kalah jauh dari PDIP (25 kursi), Gerindra (19 kursi), dan PKS (16 kursi).
Baca juga: Komisi I DPR RI Minta Dewas Hentikan Seleksi Dirut TVRI, Ada Apa?
Golkar bahkan kalah dari partai baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang bisa mendapatkan 8 kursi di DPRD DKI Jakarta. Padahal di DPR RI Golkar berada di posisi kedua dengan perolehan 85 kursi di bawah PDIP (128 kursi).
Golkar DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah di Gedung DPD di kawasan Menteng, Jakarta Pusat sejak kemarin hingga hari ini. Zaki adalah calon tunggal dan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar DKI Jakarta.
Sementara itu, terkait Wakil Gubernur DKI Jakarta, Golkar mengisyaratkan dukungan terhadap Ahmad Riza Patria.
Hal itu diutarakan anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, setelah musyawarah daerah parpol tersebut, Sabtu (29/2). Riza terlihat hadir dalam gelaran musda yang berlangsung di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat, Jakarta Pusat.
“Ini [kehadiran Riza] memang menguatkan kembali bahwa Golkar tetap konsisten sesuai dengan pernyataan sikapnya beberapa waktu lalu,” ujarnya usai penutupan musyawarah daerah Golkar tersebut, seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Ia pun mengklaim setidaknya dalam satu pekan ke depan Panitia Pemilih (Panlih) di DPRD DKI sudah bisa menetapkan orang yang akan mengisi kosongnya kursi Wagub sejak ditinggal Sandiaga Uno pada Agustus 2018 lalu. Kala itu, Sandi memilih mundur karena menemani Ketum Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terlihat hadir dalam Musda Golkar tersebut. Namun, Anies enggan berkomentar lebih lanjut mengenai siapa yang akan menemani dirinya kelak.
Dua nama diusulkan ke DPRD DKI untuk dipilih salah satunya guna mengisi kursi Wagub yang hampir dua tahun kosong.
Selain Riza Patria yang berasal dari fraksi Gerindra, ada juga nama Nurmansyah Lubis yang berasal dari partai PKS yang kini mengapung menjadi calon Wakil Gubernur. (lna)

Leave a Reply