
JoSS, KLATEN – PDAM Tirta Merapi Klaten meminta lokasi yang bakal dibangun tol Solo-Jogja di daerah Kecamatan Kebonarum, Klaten agar dipindah ke tempat lain. Pasalnya di daerah tersebut terdapat dua mata air besar yang menjadi sumber air baku bagi 20.000 pelanggan di Klaten.
Direktur Teknis PDAM Tirta Merapi Klaten, Sigit Setyawan mengatakan sebagian ruas tol itu lokasinya berdekatan dengan Umbul Geneng di Desa Ngrundul dan Umbul Lanang di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten.
Dia menambahkan ada 20.000 pelanggan PDAM yang mendapatkan pasokan air bersih dari dua umbul tersebut. Pasokan air itu untuk separuh dari jumlah pelanggan PDAM Tirta Merapi Klaten.
“Umbul Geneng dan Umbul Lanang menjadi andalan PDAM untuk mencukupi kebutuhan air bersih kepada para pelanggan selain enam sumber mata air lainnya dan 10 sumur dalam,” katanya, seperti dikutip dari Solopos.
Total debit air yang dimanfaatkan PDAM dari kedua umbul itu sekitar 180 liter/detik untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi 20.000 pelanggan di wilayah kota seperti Kecamatan Klaten Tengah, Klaten Utara, Klaten Utara, serta Kalikotes.
Baca juga: Waduh, Sumber Air Baku PDAM Tirta Moedal Nyaris Tercemar Limbah Ammonia
Jumlah pelanggan yang dilayani PDAM memanfaatkan air dari dua umbul itu hampir separuh dari total pelanggan. Jumlah total pelanggan PDAM saat ini mencapai 43.000 pelanggan.
Sigit mendapat informasi rencana ruas jalan tol dibangun di antara Umbul Geneng dan Umbul Lanang. Terkait rencana tersebut, Sigit berharap ruas jalan tol di wilayah Kebonarum bisa digeser.
Dia menjelaskan ada aturan soal jarak garis sempadan mata air minimal 200 meter dari lokasi keluarnya air. Selain itu, proyek jalan tol yang melintasi dua umbul tersebut dikhawatirkan mengganggu debit air hingga memengaruhi pasokan air bersih puluhan ribu pelanggan PDAM.
“Jarak antara Umbul Geneng dan Umbul Lanang itu tidak ada 200 meter. Belum lagi kalau saat proyek berjalan dan jika itu berupa flyover, apakah pembuatan tiang pancang itu tidak mengganggu debit air dari kedua mata air? Kalau permintaan kami, rencana melewati di antara kedua umbul itu bisa digeser,” kata Sigit.
Sigit mengakui untuk menggeser lokasi rencana ruas tol itu cukup dilematis. Wilayah sekitar Kecamatan Kebonarum banyak terdapat sumber mata air termasuk di sisi utara berdekatan dengan Umbul Geneng terdapat salah satu mata air di Desa Jagalan, Kecamatan Karangnongko yang dimanfaatkan PDAM untuk melayani 2.000 pelanggan di Kecamatan Wedi. (lna)

Leave a Reply