
SRAGEN, JOSS.CO.ID — Sebanyak 56 siswa di SDN 3 Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, menerima makan bergizi gratis (MBG) dengan sistem prasmanan dalam masa uji coba sejak 5 Oktober 2026 lalu. Uji coba MBG prasmanan dinilai mendidik disiplin bagi anak-anak.
Sebagai informasi, SDN 3 Kroyo menjadi satu-satunya sekolah di Kecamatan Karangmalang, Sragen, yang menjadi lokasi uji coba MBG.
Pelaksana Tugas Kepala SDN 3 Kroyo, Karangmalang, Sragen, Anton Purwanto, kepada Espos, Senin (12/10/2026), mengungkapkan uji coba MBG prasmanan sudah dilakukan 5 Oktober 2026 lalu atau dua pekan lalu. Dia menyebut ada 56 orang siswa yang melaksanakan MBG prasmanan, yakni khusus Kelas V dan Kelas VI.
Perbandingan Prasmanan dan Sistem Ompreng
Dia melanjutkan berbeda dengan MBG ompreng yang dibagikan langsung memiliki keunggulan kecepatan dalam distribusi dan praktis. Sedangkan minusnya, jelas dia, kalau tidak prasmanan maka banyak makanan yang terbuang karena porsi disamaratakan.
Dia menerangkan saat MBG prasmanan, anak-anak sudah diarahkan supaya saat pengambilan makanan tidak boleh dobel.
Ia mengamati bahwa anak-anak yang doyan makan sering mengambil nasi agak banyak, sedangkan anak yang kurang doyan makan hanya mengambil porsi nasi yang lebih sedikit. Dengan fleksibilitas porsi ini, program MBG prasmanan terbukti berhasil menekan jumlah makanan yang terbuang sekaligus membentuk mental disiplin anak sejak dini.
Baca Juga: SDN Soprayan Sleman Terapkan Uji Coba MBG Prasmanan untuk Tekan Sisa Makanan

Leave a Reply