Viral Rumah Dinas TNI Diduga Jadi Markas Judi Online

ilustrasi, Video penggerebekan rumah dinas TNI yang diduga dijadikan markas judi online viral di medsos. KSAD Maruli Simanjuntak tegaskan bakal tindak tegas oknum prajurit.
Ilustrasi, Video penggerebekan rumah dinas TNI yang diduga dijadikan markas judi online viral di medsos.

MEDIA sosial kembali dihebohkan oleh peredaran video penggerebekan sebuah rumah di komplek TNI yang diduga kuat dialihfungsikan menjadi sarang aktivitas judi online (judol). Rekaman yang diunggah oleh akun @badanperwakilannetizen2 tersebut memperlihatkan sejumlah orang tak berkutik di dalam ruangan berisikan belasan unit monitor komputer yang masih beroperasi menayangkan situs judi online.

Menanggapi isu panas tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan jajaran TNI akan bergerak cepat menindak dugaan keterlibatan oknum prajurit dalam penggunaan rumah dinas sebagai markas judi online (judol).

Penegasan itu disampaikan Maruli menanggapi isu yang ramai beredar di media sosial mengenai dugaan salah satu oknum prajurit yang menjadikan rumah dinas sebagai tempat kegiatan ilegal yaitu markas judi online.

“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita pasti respon cepat. Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat lah,” kata Maruli usai menghadiri penyampaian taklimat Presiden Prabowo Subianto kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Maruli mengatakan laporan terkait dugaan tersebut akan menjadi dasar bagi jajaran TNI untuk segera mengambil tindakan. Ia kembali menegaskan bahwa respons akan diberikan secara cepat apabila laporan diterima.

“Sudah pasti cepat,” ujarnya.

Namun, Maruli tidak menjelaskan lebih jauh mengenai perkembangan penanganan isu tersebut. Ia juga belum memaparkan apakah pemeriksaan terhadap oknum yang dimaksud telah dilakukan. Dengan demikian, status penanganan dugaan penggunaan rumah dinas sebagai markas judi online tersebut belum dijelaskan lebih lanjut oleh pihak TNI AD.

Pernyataan Maruli menegaskan bahwa laporan mengenai dugaan keterlibatan prajurit dalam aktivitas judi online akan mendapat respons dari jajaran TNI. Meski demikian, hingga pernyataan tersebut disampaikan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan ataupun langkah penanganan terhadap oknum yang dikaitkan dengan isu tersebut.

Sebelumnya beredar video viral di medsos yang memperlihatkan sejumlah orang yang diduga sebagai admin judi online alias judol. Mereka tertunduk lesu saat tersorot kamera dan bangkit dari tempat duduk dengan membelakangi kamera.

Pada ruangan tersebut belasan komputer dengan berbagai perangkatnya yang masih menyala yang diduga membuka website judi online. Dalam video terdengar suara yang memberikan penjelasan bahwa lokasi tersebut ada perumahan dinas TNI AD. Selama ini rumah tersebut tertutup rapat.

Baca Juga: Berhasil Curi 36 Motor di Surabaya dalam 7 Bulan, Pelaku Mengaku Dibantu Dukun

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*