Progres Tempat Relokasi Pedagang Pasar Rembang Tembus 56 Persen, Kapan Pemindahan Dimulai?

Progres pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Rembang tembus 56%. Pihak Dindagkop UKM masih menunggu kepastian anggaran APBN sebelum pemindahan.

REMBANG, JOSS.CO.ID — Pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di tempat relokasi pedagang Pasar Rembang hingga pertengahan Oktober 2026, pengerjaan fisik di lokasi tersebut telah melampaui angka 56 persen.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M Mahfudz, menjelaskan bahwa proyek penunjang ini mencakup pengerjaan area pelataran, saluran drainase, hingga fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Kehadiran fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran aktivitas para pedagang sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berbelanja.

Menurut Mahfudz, penyelesaian infrastruktur sarpras ini merupakan tahap krusial agar area relokasi benar-benar siap pakai saat proses pemindahan pedagang direalisasikan.

Kendati pembangunan fisik los pasar di lokasi sementara terus berjalan, pihak Dindagkop UKM menegaskan belum menentukan jadwal pasti pemindahan para pedagang. Penentuan waktu relokasi masih bergantung pada kepastian alokasi anggaran pembangunan Pasar Rembang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Jadwal relokasi tetap setelah ada kepastian alokasi dari APBN. Kita pastikan dulu anggarannya sudah ditetapkan, baru memindahkan pedagang ke pasar relokasi sambil menyempurnakan sarana dan prasarana di sana,” ungkapnya, saat ditemui di rumah dinas bupati setempat, Senin (12/10/2026).

Mahfudz menegaskan bahwa kepastian anggaran menjadi pijakan utama untuk melangkah ke tahap berikutnya, termasuk persiapan teknis pemindahan pedagang. Oleh karena itu, jajarannya fokus merampungkan sarpras di lahan relokasi sembari mematangkan berkas dan dokumen perencanaan pasar utama.

Saat ini, Dindagkop UKM Kabupaten Rembang terus menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan Pasar Rembang sesuai arahan dari pemerintah pusat. Sejumlah perbaikan teknis telah selesai ditindaklanjuti, dan Pemkab Rembang kini tinggal menunggu penerbitan surat resmi terkait alokasi anggaran dari kementerian terkait.

Mahfudz berharap kepastian anggaran dari pemerintah pusat dapat segera turun. Dengan demikian, seluruh rangkaian proses pembangunan hingga pemindahan pedagang Pasar Rembang dapat terlaksana secara terstruktur dan terencana tanpa mengabaikan kesiapan fasilitas di tempat relokasi.

Baca Juga: Percepat Pembangunan Jalan, Pemkab Rembang Prioritaskan Jalur Antarkecamatan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*