Misteri Bahtera Nabi Nuh Memasuki Babak Baru: Peneliti Bor Kedalaman Formasi Durupinar di Turki

Peneliti lakukan pengeboran 20 meter di formasi Durupinar Turki untuk menyingkap misteri Bahtera Nuh.

TIM peneliti yang menyelidiki situs yang diduga sebagai tempat terdamparnya Bahtera Nabi Nuh di Turki baru saja menyelesaikan musim penelitian utamanya dengan melakukan pengeboran sedalam lebih dari 20 meter di bawah permukaan tanah untuk mengambil ratusan sampel.

Proyek penelitian yang didukung oleh Universitas Ağrı İbrahim Çeçen ini berfokus pada formasi Durupınar yang menyerupai bentuk kapal di dekat Gunung Ararat, Turki timur. Formasi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dan telah lama memicu perdebatan. Meskipun sebagian geolog menganggapnya sebagai formasi batuan alami, para peneliti terus berupaya membuktikan kemungkinan adanya struktur buatan manusia di situs tersebut.

Pada musim penelitian terbaru, tim berhasil mengumpulkan lebih dari 300 sampel tanah dari berbagai kedalaman. Wakil Presiden Proyek Penelitian Bahtera Nabi Nuh, Andrew Jones, menjelaskan bahwa sampel dari hasil pengeboran dalam tersebut saat ini sedang diuji di laboratorium untuk mencari tanda-tanda aktivitas manusia atau sisa-sisa kayu yang melapuk.

Langkah pengeboran lebih dalam ini diambil setelah hasil sampel tanah pada tahun 2024 menunjukkan perbedaan signifikan antara area dalam dan luar formasi. Area dalam formasi tercatat memiliki kandungan bahan organik tiga kali lebih banyak, kadar kalium 38 persen lebih tinggi, serta perbedaan tingkat keasaman (pH).

 

Temuan mengejutkan lainnya terjadi saat proses pengeboran berlangsung. Tim peneliti tidak menemukan batuan padat atau lapisan batu kapur di bawah formasi tersebut, melainkan mayoritas berupa lapisan tanah. Hal ini menantang klaim para ahli terdahulu yang menyebut situs tersebut hanyalah formasi batuan alami.

Selain sampel tanah, keberadaan pecahan tembikar kuno dari Zaman Tembaga hingga Zaman Besi di sekitar situs serta dua pemukiman kuno yang berdekatan turut memperkuat dugaan adanya aktivitas kehidupan manusia di masa lampau. Kendati demikian, Jones mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh analisis laboratorium selesai dilakukan.

Baca Juga: Kekuatan Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal di Alam Kubur

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*