Ruas Bawen-Ambarawa Rampung 100 Persen, Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Siap Beroperasi Akhir 2026

Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (Bawen-Ambarawa) rampung 100 persen dan memasuki uji laik fungsi. Siap dioperasikan akhir tahun 2026.

JOGJA, JOSS.CO.ID – Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan ruas Bawen-Ambarawa kini telah selesai 100 persen. Jalur bebas hambatan sepanjang sekitar lima kilometer ini dijadwalkan mulai dibuka dan beroperasi penuh untuk kendaraan umum pada akhir tahun 2026.

“Untuk Tol Jogja-Bawen Seksi 6, yakni ruas Bawen-Ambarawa, sudah mencapai 100 persen.”

“Direncanakan beroperasi pada akhir tahun 2026,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Moh Fajri Nukman, saat groundbreaking pembangunan RTH di Bawen, Jumat (18/9/2026).

Proyek jalan tol yang terdiri dari dua jalur—Jalur A (Bawen menuju Ambarawa) dan Jalur B (Ambarawa menuju Bawen)—sebelumnya sempat difungsikan secara sementara untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Saat ini, persiapan operasional penuh telah memasuki tahap akhir.

Direktur Teknis dan Operasi PT Jasa Marga Jogja Bawen, Radyo Wijoyo Danu Broto menambahkan, ruas Bawen-Ambarawa saat ini telah memasuki tahapan uji laik fungsi dan operasi.

“Besar harapan kami agar ruas ini dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Mengenai kepastian tanggal pembukaannya, Pemerintah Kabupaten Semarang menyerahkan sepenuhnya keputusan jadwal operasional resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, pemkab masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait waktu operasional Seksi 6 ruas Bawen-Ambarawa.

“Kami nanti menunggu keputusan PUPR kaitan operasional Seksi 6. Kewenangannya di pusat,” katanya.

Pendorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kehadiran akses Tol Jogja-Bawen diharapkan mampu menjadi katalis positif bagi iklim investasi dan percepatan roda ekonomi di wilayah Kabupaten Semarang. Kemudahan konektivitas ini diyakini menjadi daya tarik utama bagi para investor.

Dukungan infrastruktur tersebut diimbangi oleh komitmen Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mengoptimalkan kualitas pelayanan publik, khususnya penataan kemudahan izin berusaha. Komitmen ini terbukti dari raihan prestasi Pemkab Semarang yang baru saja menyabet penghargaan tingkat nasional dalam Anugerah Layanan Investasi kategori kabupaten.

“Kami komitmen, termasuk kaitannya dengan perizinan dan sebagainya. Dengan adanya jalan tol, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan investasi, asal investasi kita layani dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: Jasa Marga Serap Rp4,4 Triliun, Proyek Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Siap Beroperasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*