JOSS.CO.ID – Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 16.30.54 WIB. BMKG menyampaikan informasi awal mengenai pusat gempa yang berada di 36 km Barat Laut Manggarai Timur, NTT pada kedalaman 10 km dengan koordinat 8,3 LS – 120,57 BT.
Hasil analisis keterbukaan informasi BMKG menunjukkan parameter pemutakhiran magnitudo M 5,2 pada kedalaman 10 km. Episenter gempa berlokasi di darat pada koordinat 8,38° LS; 120,60° BT, atau tepatnya 29 km arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT. Pemodelan resmi memastikan gempa ini “TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI”.
Penyebab dan Dampak Guncangan
Gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal fault). Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), wilayah yang merasakan getaran meliputi:
- V MMI: Lamba Leda, Manggarai Timur (“Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun”)
- IV MMI: Sambi Rampas, Manggarai Timur; Reok, Manggarai; Kota Ruteng (“Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah”)
- III MMI: Kota Borong, Kota Bajawa, Kota Mbay (“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu”)
- II MMI: Kota Labuan Bajo (“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang”)
Rangkaian Gempa Susulan
Peristiwa ini merupakan rangkaian gempa susulan dari gempa M 7,7 yang menggetarkan Flores pada 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WIB. Hingga 20 Agustus 2026 pukul 14.00.00 WIB, BMKG mencatat 3.752 aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar mencapai M 6,2.
Imbauan Resmi BMKG
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., mengeluarkan pesan waspada: “Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi”. Masyarakat diimbau agar:
- Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
- Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Masyarakat diminta memastikan seluruh informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui akun terverifikasi @infoBMKG, situs bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, atau aplikasi mobile infoBMKG dan wrs-bmkg.

Leave a Reply