
Pemkab Kendal mempercepat penurunan stunting 2026 melalui kolaborasi lintas sektor, dengan prevalensi masih 12,15 persen berdasarkan data terbaru.
KENDAL, JOSS.CO.ID – Upaya penurunan stunting Kendal terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal karena masalah ini tidak hanya memengaruhi tinggi badan anak, tetapi juga berdampak pada kecerdasan, kemampuan belajar, hingga kualitas generasi di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kendal sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Benny Karnadi dalam rapat koordinasi percepatan penurunan stunting Kabupaten Kendal 2026 di Gedung Ngesti Widhi Setda Kendal, Selasa (23/6/2026).
Benny menjelaskan, berdasarkan data e-PPBGM pada April 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Kendal masih berada di angka 12,15 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa program penurunan stunting Kendal masih perlu ditingkatkan agar hasilnya lebih maksimal.
“Penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu sektor, melainkan harus melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, kader, dan stakeholder melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat, agar stunting di Kendal penurunannya bisa lebih optimal,” tutur wabup.
Dalam upaya percepatan penurunan stunting Kendal, berbagai intervensi terus dilakukan secara terpadu. Program tersebut mencakup layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi seimbang, pendampingan keluarga berisiko stunting, hingga peningkatan sanitasi dan akses air minum yang layak.
Selain itu, penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam strategi menurunkan angka stunting di Kendal secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kendal juga mendorong seluruh pihak untuk melakukan evaluasi program yang sudah berjalan. Evaluasi ini penting untuk menemukan kendala di lapangan serta meningkatkan efektivitas program penanganan stunting.
Koordinasi lintas sektor dan pemanfaatan data yang akurat dinilai menjadi kunci agar program penurunan stunting Kendal tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Benny Karnadi juga mengingatkan pentingnya menghilangkan ego sektoral dalam pelaksanaan program.
Ia menegaskan bahwa komitmen bersama sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi Kendal yang sehat, cerdas, produktif, dan mampu bersaing di masa depan melalui percepatan penurunan stunting yang lebih efektif.

Leave a Reply