Lionel Messi jadi top scorer World Cup 2026 dengan rekor 18 gol, sementara Mbappe dan Haaland terus menekan dalam persaingan gelar pencetak gol terbanyak.
JOSS.CO.ID – Piala Dunia FIFA 2026 kembali menghadirkan momen bersejarah ketika Lionel Messi resmi menjadi top scorer World Cup 2026 sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia dengan total 18 gol. Di hari yang sama, Kylian Mbappé dan Erling Haaland juga menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat top skor Piala Dunia 2026 setelah tampil tajam untuk Prancis dan Norwegia.
“Piala Dunia FIFA menyaksikan hari bersejarah dalam dunia sepak bola ketika Lionel Messi menciptakan rekor sepanjang masa saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 untuk lolos ke babak gugur.” Dalam laga ini, Messi mencetak dua gol yang mengokohkannya sebagai top scorer Piala Dunia FIFA sepanjang masa dengan 18 gol, melewati catatan Miroslav Klose (16) dan Marta (17). Kemenangan atas Austria juga mengamankan langkah Argentina ke babak gugur Piala Dunia 2026, menjaga mereka tetap dalam jalur perburuan gelar dan titel top scorer World Cup 2026 untuk sang kapten.
Kylian Mbappé dan Prancis kemudian melanjutkan tren positif di Piala Dunia 2026. “Kylian Mbappé dan Prancis kemudian dengan mudah mengalahkan Irak dengan skor 3-0 untuk memastikan tempat mereka di babak gugur, dengan Mbappe mencetak dua gol.” Tambahan dua gol ini membuat Mbappé kini mengoleksi 16 gol Piala Dunia sepanjang karier, menyamai Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Piala Dunia FIFA pria, hanya terpaut dua gol dari rekor Lionel Messi. Dengan performa konsisten ini, Mbappé menjadi ancaman terbesar bagi Messi dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak alias top scorer world cup sepanjang masa.
“Kemudian, Erling Haaland ikut memeriahkan pertandingan dengan mencetak dua gol saat Norwegia mengalahkan Senegal 3-2.” Bagi Norwegia, kemenangan dramatis ini bukan hanya memastikan langkah mereka di Piala Dunia 2026, tetapi juga menegaskan Haaland sebagai ujung tombak yang serius dalam persaingan top skor Piala Dunia 2026. Haaland kini menjadi pemain Norwegia dengan jumlah gol Piala Dunia terbanyak sepanjang sejarah mereka, dan berada dalam laju yang membuatnya berpotensi bersaing di daftar top scorer World Cup 2026.
“Dalam pertandingan terakhir hari itu, Aljazair bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Yordania 2-1.” Hasil ini menandai kemenangan comeback pertama Aljazair di Piala Dunia, menunjukkan betapa ketatnya persaingan di turnamen tahun ini. Dengan gol dan assist yang tersebar di banyak pemain, Aljazair memang belum melahirkan satu nama sebagai kandidat utama top scorer world cup, namun kemenangan ini menjaga asa mereka untuk terus bersaing di fase gugur.
ESPN’s “By The Numbers” mencatat secara rinci bagaimana angka-angka mendukung status Messi sebagai top scorer Piala Dunia 2026 dan sepanjang masa. Dalam laga Argentina 2–0 Austria, disebutkan bahwa “Lionel Messi kini menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia FIFA, dengan 18 gol. Ia melampaui rekor Miroslav Klose (16) dan rekor Marta (17) dengan dua gol hari ini.” Statistik ini menegaskan keunggulan Messi bukan hanya di Piala Dunia 2026, tetapi juga di buku sejarah Piala Dunia secara keseluruhan.
Salah satu catatan unik dari pertandingan ini adalah “Ini adalah kali pertama Messi mencetak gol dalam pertandingan kompetitif untuk Argentina di mana ia juga gagal mengeksekusi penalti.” Bahkan dengan tingkat keberhasilan penalti di Piala Dunia sebesar 57% yang menjadi salah satu yang terburuk dalam kariernya, Messi tetap mampu memperlebar jarak di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah. Hal ini membuat narasi top scorer World Cup 2026 semakin menarik karena Messi memimpin rekor gol meski tidak selalu sempurna dari titik putih.
Messi juga menorehkan berbagai rekor lain dalam perjalanan menuju status top scorer Piala Dunia. “Lionel Messi (4 gol pada 2014 dan 7 gol pada 2022) menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia FIFA yang mencetak 4 gol atau lebih dalam 3 edisi turnamen yang berbeda, setelah Miroslav Klose (5 gol pada 2002, 5 gol pada 2006, dan 4 gol pada 2010).” Ia juga bergabung dengan Roger Milla sebagai pemain yang mencetak 4 gol atau lebih dalam satu Piala Dunia pada usia 38 tahun atau lebih, mempertegas bahwa persaingan top scorer world cup tidak hanya dikuasai pemain muda. Pada usia 38 tahun 364 hari, Messi adalah pemain tertua ketiga yang mencetak gol dalam sejarah Piala Dunia FIFA setelah Roger Milla dan Pepé.
“Messi adalah pemain ketiga dalam sejarah Piala Dunia FIFA yang mencetak gol dalam 6 pertandingan berturut-turut setelah Just Fontaine dari Prancis pada tahun 1958 dan Jairzinho dari Brasil pada tahun 1970.” Rentetan ini memperlihatkan konsistensi luar biasa yang sangat menentukan dalam perburuan top skor Piala Dunia 2026 dan rekor sepanjang masa. Lionel Messi juga telah mencetak 7 dari 8 gol terakhir Argentina di Piala Dunia sejak 2022, menunjukkan betapa sentral perannya dalam produktivitas gol tim.
“Faktanya, jika Anda melihat kembali 9 pertandingan Piala Dunia terakhir Messi (sejak 2022), ia telah mencetak gol atau memberikan assist dalam 8 dari 9 pertandingan tersebut (tidak ada gol atau assist melawan Polandia pada tahun 2022). Dalam 9 pertandingan tersebut, Messi memiliki total 12 gol dan 3 assist.” Kombinasi gol dan assist ini menjadikan Messi bukan hanya top scorer world cup, tetapi juga kreator utama serangan Argentina. Dari 18 golnya di Piala Dunia, “9 di antaranya berasal dari assist, dan masing-masing dari rekan setim yang berbeda,” yang menunjukkan betapa luasnya jaringan kombinasi permainan Messi dengan berbagai generasi pemain Argentina.
Catatan lain yang menarik adalah rekor pertandingan Argentina ketika Messi mencetak gol. “Ketika Lionel Messi mencetak gol dalam pertandingan Piala Dunia, Argentina memiliki rekor 9 kemenangan, 2 imbang, dan 1 kekalahan.” Satu-satunya kekalahan itu terjadi melawan Arab Saudi pada tahun 2022, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Messi terhadap hasil akhir pertandingan. Selain itu, “Argentina memiliki rekor luar biasa ketika unggul di babak pertama pertandingan Piala Dunia: 33 kemenangan, 2 seri, 2 kalah,” dan mereka belum pernah kalah ketika unggul di babak pertama melawan wakil UEFA, termasuk Austria.
Angka-angka lain semakin mempertegas keistimewaan Messi sebagai top scorer Piala Dunia. “Messi, yang kini memiliki 122 gol dalam 201 penampilan internasional sepanjang kariernya, telah mencetak gol melawan 42 negara berbeda (Austria adalah negara ke-42).” Ia juga tercatat sebagai pemain dengan jumlah penalti terbanyak yang diambil (7) dan gagal dikonversi (3) di Piala Dunia (tidak termasuk adu penalti). Bahkan sejak debut Piala Dunia 2006, semua 7 penalti Argentina (tidak termasuk adu penalti) diambil oleh Messi, sementara pemain Argentina lain terakhir yang mengambil penalti di Piala Dunia adalah Ariel Ortega pada 2002 dan Gabriel Batistuta pada 1998.
“Messi kini telah mencetak 12 gol Piala Dunia setelah berusia 35 tahun; itu lebih banyak gol di turnamen ini daripada yang dicetak Harry Kane (10), Cristiano Ronaldo (8), Diego Maradona (8), Rivaldo (8), Neymar (8), Thierry Henry (6) sepanjang karier mereka.” Angka ini menempatkan Messi di level berbeda dalam hal longevity dan produktivitas di turnamen terbesar dunia. Semua capaian ini membuatnya bukan hanya top scorer World Cup 2026, tetapi juga simbol dominasi individu paling panjang dalam sejarah Piala Dunia.
Di kubu Prancis, statistik Mbappé juga mencolok dalam persaingan top skor Piala Dunia 2026. Data menyebutkan bahwa “Kylian Mbappé kini memiliki 16 gol Piala Dunia sepanjang kariernya, menyamai Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak kedua oleh seorang pria dalam sejarah Piala Dunia FIFA setelah Lionel Messi (18).” “Mbappé menjadi pemain keempat yang mencetak 2 gol atau lebih dalam 3 penampilan Piala Dunia FIFA berturut-turut,” sekaligus memperpanjang rekor sebagai pemain yang paling sering mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia (5 brace dan 1 hat-trick).
Lebih jauh, “Dua dari tiga gol terakhir Mbappé di Piala Dunia berasal dari luar kotak penalti, setelah hanya satu dari 13 gol pertamanya yang berasal dari luar kotak penalti.” Pola ini menunjukkan evolusi gaya bermain Mbappé yang semakin komplet, membuatnya ancaman dari berbagai situasi. Laga melawan Irak juga menjadi penampilan ke-100 Mbappé untuk Prancis, dan pada usia 27 tahun 184 hari, ia adalah pemain termuda yang mencapai angka ini untuk Les Bleus.
Kontribusi pemain lain Prancis juga tercatat dalam statistik. “Michael Olise menjadi pemain Prancis pertama yang memberikan dua assist dalam pertandingan Piala Dunia FIFA sejak Antoine Griezmann vs Inggris di perempat final 2022,” dan ia menyamai Alexander Isak sebagai pemain dengan assist terbanyak di Piala Dunia 2026 (3). Sementara itu, “Ousmane Dembélé mencetak gol pertamanya dalam 20 pertandingan turnamen besar,” yang juga menjadi gol pertamanya dalam 13 penampilan di Piala Dunia.
Secara tim, Prancis menunjukkan konsistensi tinggi yang mendukung peluang pemainnya di daftar top scorer world cup. “Prancis melaju ke babak gugur untuk keempat kalinya berturut-turut di Piala Dunia (sejak 2014), rekor terpanjang dalam sejarah tim.” Mereka juga “memenangkan dua pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia FIFA untuk keempat kalinya berturut-turut,” dan memperpanjang rekor tak terkalahkan melawan tim Asia di Piala Dunia menjadi 6 pertandingan (5 menang, 1 imbang, 0 kalah). Dengan banyaknya pertandingan yang masih berpotensi dimainkan, kans Mbappé untuk mengejar atau bahkan melewati rekor top scorer Piala Dunia milik Messi tetap terbuka lebar.
Dari sisi Norwegia, laga “Norwegia 3 – 2 Senegal” menjadi tonggak sejarah. “Gol keempat Erling Haaland sepanjang kariernya merupakan yang terbanyak oleh pemain Norwegia dalam sejarah Piala Dunia mereka.” Ini adalah “kali pertama Norwegia lolos ke babak gugur di Piala Dunia berturut-turut (setelah tahun 1998, penampilan terakhir mereka),” dan juga kali pertama mereka memenangkan lebih dari satu laga dalam satu edisi Piala Dunia. Haaland tercatat sebagai “pemain keenam yang mencetak lebih dari satu gol di masing-masing dua penampilan pertamanya di Piala Dunia,” dan hanya Harry Kane yang mampu menyamai prestasi serupa dalam 50 tahun terakhir.
Form Haaland bersama Norwegia membuatnya masuk radar serius top scorer World Cup 2026. “Haaland sedang dalam rentetan mencetak gol untuk Norwegia dalam pertandingan kompetitif selama 12 pertandingan berturut-turut,” dan telah mencetak gol dalam 18 dari 21 laga kompetitif terakhir. Norwegia sendiri “mencatatkan 16 kemenangan beruntun ketika Erling Haaland mencetak gol di semua kompetisi, dengan total 30 gol Haaland dalam rentang tersebut,” dan 12 kemenangan kompetitif beruntun dengan agregat 53–9. Jika tren ini berlanjut, Haaland berpotensi naik ke papan atas daftar top skor Piala Dunia 2026 meski masih tertinggal dari Messi dan Mbappé.
Laga “Yordania 1 – 2 Aljazair” turut memberikan warna dalam peta persaingan Piala Dunia 2026. “Ini adalah kemenangan comeback pertama Aljazair di Piala Dunia (sebelumnya 0 kemenangan, 2 seri, 7 kekalahan dalam pertandingan di mana mereka kebobolan lebih dulu).” Mereka kini “telah memenangkan kedua pertemuan Piala Dunia FIFA melawan tim AFC,” setelah sebelumnya mengalahkan Korea Selatan 4–2 di fase grup 2014. Pada usia 35 tahun 121 hari, “Riyad Mahrez menjadi pemain Aljazair tertua yang memberikan kontribusi gol dalam pertandingan Piala Dunia FIFA,” melalui assist kunci untuk gol penyama kedudukan.
Dalam konteks lebih luas, berbagai sumber statistik mencatat bahwa setelah pertandingan-pertandingan pada 22 Juni, Messi memimpin daftar top scorer world cup sepanjang masa dengan 18 gol, sementara Mbappé dan Klose berada di posisi kedua dengan 16 gol. Untuk daftar top scorer World Cup 2026 musim ini, sejumlah laporan menyebut Messi memimpin dengan tiga gol sejauh ini, ditempelkan nama-nama seperti Jonathan David dan Erling Haaland yang juga produktif di fase grup. Dengan turnamen yang masih panjang, persaingan memperebutkan gelar top skor Piala Dunia 2026 diperkirakan akan terus memanas di antara Messi, Mbappé, Haaland, dan striker-striker lain yang sedang on fire.

Leave a Reply