Viral Lagu My Little Bolu Ketan, Bahlil Lahadalia Minta Bertemu Pencipta

Lagu My Little Bolu Ketan tentang Bahlil Lahadalia viral di media sosial, Bahlil ingin bertemu pencipta dan beri pesan soal kreativitas tanpa SARA.

Lagu My Little Bolu Ketan tentang Bahlil Lahadalia viral di media sosial, Bahlil ingin bertemu pencipta dan beri pesan soal kreativitas tanpa SARA.

FENOMENA viral lagu “My Little Bolu Ketan” yang ramai di media sosial akhirnya mendapat respons langsung dari Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Lagu tersebut menjadi perbincangan luas warganet hingga masuk ke berbagai platform digital.

Respons Bahlil terungkap dalam video perbincangan bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Video itu diunggah melalui akun Raffi Ahmad pada Jumat (29/5/2026) malam dan langsung menarik perhatian publik.

Dalam perbincangan tersebut, Raffi Ahmad menanyakan langsung tanggapan Bahlil terkait lagu viral tersebut. Bahlil mengaku penasaran dengan sosok pencipta lagu dan bahkan berniat untuk mengundangnya secara langsung.

“Saya minta tolong untuk saya mengundang kalau yang bersangkutan berkenan saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan karena penasaran juga saya,” kata Bahlil.

Bahlil juga mengungkapkan bahwa lagu tersebut sudah sampai ke lingkungan keluarganya dan menjadi bahan candaan. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat sedang menjalankan ibadah umrah.

“Saya lagi ibadah umrah pagi-pagi bangun, anak saya aja ketawain saya, ‘Bapak MBG’,” ujarnya.

Raffi Ahmad kemudian menambahkan bahwa putranya, Rafathar, juga sering menyanyikan lagu tersebut. Hal ini semakin menunjukkan luasnya penyebaran lagu “My Little Bolu Ketan” di kalangan masyarakat, termasuk anak-anak.

Menanggapi hal itu, Bahlil meminta bantuan Raffi untuk mencari tahu siapa sosok di balik lagu viral tersebut. Ia menegaskan ketertarikannya untuk bertemu langsung dengan penciptanya.

“Saya sendiri nggak tahu, dan itu alami sekali, dan saya sendiri penasaran ini siapa yang buat. Jadi kalau boleh, Fi (Raffi) bisa temukan, saya pengen sekali ketemu, Fi. Tetapi saya menghargai lah kreativitas orang-orang ya anak-anak muda sekarang itu teman-teman ya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa dirinya menghargai kreativitas generasi muda, terutama dalam era digital yang memungkinkan karya cepat viral. Namun, ia juga mengingatkan agar kreativitas tersebut tetap berada dalam batas yang sehat.

“Cuma satu saja saran saya, di era demokrasi, socmed ini penting, namun kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh jangan sampai masuk di SARA, SARA tidak boleh, karena apa, itu akan memicu soliditas kita sesama anak bangsa, jadi kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar,” ujarnya.

Sebagai pejabat publik, Bahlil menyadari bahwa dirinya tidak bisa lepas dari sorotan dan berbagai respons publik, termasuk konten viral yang berkaitan dengan dirinya.

“Ya risiko pejabat publik harus menerima semuanya,” ujarnya.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya digital dan kreativitas anak muda mampu menciptakan tren yang berdampak luas, bahkan hingga mendapat perhatian langsung dari pejabat negara.

Baca Juga: Golkar Jateng Apresiasi Lagu Viral “MBG Mas Bahlil Ganteng” Bukti Bahlil Disukai Masyarakat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*