
Momen viral Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyapa Suku Togutil di Tidore, siapkan program rumah layak huni dan layanan kesehatan.
JOSS.CO.ID – Momen Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menyapa masyarakat Suku Togutil viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi saat kunjungan ke Desa Koli, Oba, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (6/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyerahan bantuan sosial sekaligus melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat adat. Dalam kesempatan itu, Sherly Tjoanda berdialog dengan warga Suku Togutil, membahas kondisi keluarga, pola hidup sehari-hari, hingga kebutuhan dasar.
Dari hasil dialog, Sherly melihat masih banyak warga yang tinggal di hunian sederhana. Hal ini mendorong Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk merancang program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat Suku Togutil.
“Nanti kalau sudah di pemukiman diberikan bantuan beras bulanan,” ujar Sherly Tjoanda saat berdialog dengan warga diabadikan melalui media sosial pribadinya dikutip, Jumat (8/5/2026).
Sherly juga menyoroti kehidupan warga yang masih sangat bergantung pada hasil buruan dan tanaman hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap masyarakat bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak tanpa harus meninggalkan identitas budaya mereka.
“Bukan untuk memutus tradisi, tapi untuk memberikan pilihan agar mereka bisa tinggal lebih aman, tidak harus terus berpindah, bisa mulai berkebun, beternak, dan memastikan anak-anak mereka tumbuh dengan gizi dan akses yang lebih baik,” terangnya.
Selain hunian, perhatian juga diberikan pada aspek kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, Sherly menemukan beberapa anak yang menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi. Ia pun langsung menginstruksikan pemerintah daerah untuk menurunkan tim kesehatan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh serta memberikan susu dan vitamin.
Tak hanya itu, ia juga menemukan seorang lansia dengan gangguan penglihatan. Pemerintah daerah berencana memberikan penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan operasi mata.
Di bidang administrasi, Pemprov Malut juga akan melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi masyarakat Suku Togutil. Langkah ini dinilai penting agar warga dapat terdata secara resmi dan lebih mudah mengakses bantuan sosial maupun program pemerintah lainnya.
Sherly berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari hunian layak, layanan kesehatan, hingga akses pendidikan.
“Ini bukan soal memodernisasi, ini soal memanusiakan tanpa menghilangkan jati diri Karena pembangunan yang benar bukan yang paling cepat mengubah, tapi yang paling dalam memahami,” tukasnya.
Baca Juga:

Leave a Reply