
JOSS.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa proyek Giant Sea Wall (GSW) atau tembok tanggul raksasa di wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa difokuskan untuk menjawab persoalan mendesak di kawasan Pantura, terutama Teluk Jakarta. Pembangunan mega proyek sebagai langkah strategis mengatasi banjir rob dan penurunan tanah.
“Ini (pembangunan GSW) untuk menjawab permasalahan yang terjadi di sepanjang Pantura Jawa, utamanya paling mendesak Teluk Jakarta,” kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Surabaya, Kamis (21/5/2026).
Selain Jakarta, wilayah Pantura Jawa Tengah seperti Semarang, Kendal, dan Demak juga menghadapi masalah serius berupa penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan laut yang meningkatkan risiko banjir rob.
“Permukaan laut yang juga terus naik akibat pemanasan global. Ini berpotensi terjadinya banjir rob. Oleh karena itu, kita butuh membangun tanggul,” ujar AHY.
AHY menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk badan otoritas khusus untuk menangani pengembangan perlindungan kawasan Pantura yang kondisinya semakin mengkhawatirkan.
“Karena memang kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Kalau satu tahun terjadi penurunan 15-20 sentimeter, maka bisa dibayangkan makin lama masyarakat yang ada di daerah tersebut semakin terancam,” kata AHY.
Ia juga mengungkapkan telah melaporkan rencana tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mematangkan konsep proyek yang ditargetkan rampung pada 2027.
“(Tahun) 2027 sudah semakin matang. Karena ini konsep besar, mega project yang membutuhkan investasi dan membutuhkan lingkungan teknokratis,” ujar AHY.
Proyek Strategis Nasional (PSN) Giant Sea Wall akan melibatkan lima provinsi dan 20 kabupaten/kota di sepanjang Pantura Jawa. Untuk wilayah Jawa Timur, proyek ini mencakup daerah Tuban, Lamongan, dan Gresik.
“Jadi saya masih fokus upaya mendorong. Roadmap atau blueprint-nya masih terus bisa dipenuhi. Tapi sosialisasi juga sambil dikerjakan,” pungkas AHY.

Leave a Reply