Polri Targetkan 1.500 SPPG 2026, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG pada 2026 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

JAKARTA, JOSS.CO.ID – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan sebanyak 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri pada tahun 2026. Target ini ditetapkan guna mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” kata Listyo dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu.

Sudah 1.376 SPPG Tersebar

Hingga saat ini, Polri telah membangun 1.376 unit SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemenuhan gizi.

Kapolri menegaskan bahwa pembangunan SPPG dilakukan untuk mengawal program Presiden Prabowo Subianto secara optimal, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Standar Keamanan dan Sertifikasi Lengkap

Selain fokus pada pembangunan, Polri juga memastikan seluruh SPPG memenuhi standar keamanan pangan. Setiap unit telah dilengkapi berbagai sertifikasi penting guna menjamin kualitas layanan.

Sertifikasi tersebut meliputi Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, serta Sertifikat Uji Laboratorium Air. Selain itu, seluruh operasional SPPG juga menerapkan prinsip keamanan pangan (food safety) secara konsisten.

Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Dari total SPPG yang ada, sebanyak 736 unit telah beroperasi, 172 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 468 unit masih dalam proses pembangunan.

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja,” kata Listyo Sigit.

Keberadaan SPPG ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Baca Juga:Anggota TNI Diduga Tembak Rekannya Sendiri di Tempat Hiburan Malam Palembang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*