MOS 2026 Surakarta: 50 Seniman dari 19 Negara Ramaikan Festival Graffiti Internasional

Festival graffiti internasional MOS 2026 di Rutan Surakarta libatkan 50 seniman dari 19 negara, dorong pembinaan warga binaan

Festival graffiti internasional MOS 2026 di Rutan Surakarta libatkan 50 seniman dari 19 negara, dorong pembinaan warga binaan.

SOLO, JOSS.CO.ID – Rutan Kelas I Surakarta berkolaborasi dengan PT Indaco Warna Dunia menghadirkan Meeting of Styles (MOS) 2026 atau Festival Graffiti Internasional yang resmi dibuka pada Jumat, 15 Mei 2026.

Kegiatan bergengsi ini menjadi sorotan karena menghadirkan 50 seniman graffiti dari 19 negara, sekaligus menjadi ajang kolaborasi seni global yang digelar di lingkungan rumah tahanan.

Opening Ceremony dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia Iwan Adranacus, Kepala Rutan Kelas I Surakarta Bhanad Shofa Kurniawan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Surakarta Purwanti, serta Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata keterbukaan Rutan dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

“Ini salah satu bukti bahwa semua yang ada di seluruh Indonesia, bahwa kita membuka peluang bekerja sama dengan, bagaimana masyarakat untuk warga binaan ini yang nantinya kembali kepada masyarakat itu bisa diterima di tengah-tengah masyarakat. Ini salah satu kegiatan berkolaborasi yang sangat baik,” kata Mashudi.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi seluruh unit pemasyarakatan di Indonesia.

“Mudah-mudahan ini semuanya akan mencontoh, seluruh Indonesia kita masih ada 627 sektor yang bisa berkolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk bagaimana pelatihan untuk warga binaan ini nanti yang hasilnya akan diterima di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia Iwan Adranacus menjelaskan bahwa puluhan seniman yang terlibat telah melalui proses kurasi ketat.

“Tahun ini untuk artis graffiti yang melibatkan 50 orang dan setiap tahun ini kami perlu informasikan event Meeting of Styles menjadi event Festival Graffiti yang sangat bergengsi, karena banyak sekali artis graffiti dari seluruh dunia ingin hadir namun proses kurasinya semakin ketat artinya jumlahnya lumayan diseleksi dibatasi,” ucap Iwan Adranacus.

Ia menambahkan, tema “Kebersamaan” yang diangkat dalam MOS 2026 diharapkan mampu membawa pesan positif bagi masyarakat luas.

“Kebersamaan kita dalam menjaga lingkungan hidup, kemasyarakatan, sosial budaya, alam semesta sampai ke dunia dan masa depan. Meeting of Sales 2026 ini membawa semangat kebersamaan untuk seluruh masyarakat baik di Surakarta, Karanganyar, Indonesia dan seluruh dunia,” ucapnya menambahkan.

Pemerintah Kota Surakarta melalui Purwanti turut memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Rutan Kelas I Surakarta dan PT Indaco Warna Dunia yang dinilai membawa dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi citra kota.

Selain pembukaan Festival Graffiti Internasional, dalam kesempatan yang sama Rutan Kelas I Surakarta juga meresmikan dapur budaya sebagai sarana pembinaan kreatif bagi warga binaan.

Baca Juga: Bank Jateng Resmikan KCP UNS Solo dan Smart Hub

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*