Lonjakan Penumpang KAI Semarang Naik 48% saat Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026

Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang tembus 88.699 saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, naik 48,53% dibanding hari biasa.
Suasana stasiun Tawang Semarang pada momen libur panjang 16 Mei 2026

Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang tembus 88.699 saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, naik 48,53% dibanding hari biasa.

SEMARANG, JOSS.CO.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode libur panjang memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026. Dalam dua hari, 13-14 Mei 2026, total penumpang mencapai 88.699 orang.

Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi arus mudik singkat serta meningkatnya mobilitas wisatawan ke berbagai daerah di Jawa Tengah. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan periode hari kerja sebelumnya, yakni 6-7 Mei 2026 yang hanya mencatat 59.717 penumpang. Dengan demikian, terjadi pertumbuhan sebesar 48,53%.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebut pergerakan penumpang pada awal libur panjang didominasi arus kedatangan. “Pada hari pertama long weekend, arus kedatangan tercatat lebih tinggi dibandingkan keberangkatan. Hal ini menunjukkan mulai terjadinya pergerakan masyarakat menuju wilayah Semarang dan sekitarnya untuk berlibur maupun keperluan lainnya,” ujar Luqman, dikutip Jumat (15/5/2026).

Pada Rabu, 13 Mei 2026, jumlah penumpang mencapai 45.318 orang, terdiri dari 24.555 penumpang naik dan 20.763 penumpang turun. Sementara pada Kamis, 14 Mei 2026, tercatat 43.381 penumpang dengan rincian 17.877 penumpang naik dan 25.504 penumpang turun.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 33 perjalanan kereta api reguler setiap hari dengan total kapasitas 16.984 tempat duduk. Selain itu, KA Kaligung Fakultatif relasi Semarang Poncol–Tegal (PP) juga dijalankan untuk menambah kapasitas sebanyak 650 tempat duduk per hari.

Sejumlah kota tujuan favorit penumpang pada periode ini antara lain Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Solo, dan Purwokerto. Hal ini memperkuat peran Semarang sebagai salah satu simpul utama distribusi penumpang di Pulau Jawa.

Beberapa kereta api bahkan mencatat okupansi tinggi, seperti KA Kaligung, KA Airlangga, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Kamandaka. Selain itu, KA Joglosemarkerto dan KA Argo Merbabu juga menjadi pilihan utama masyarakat.

KAI memastikan keselamatan dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas utama di tengah tingginya volume penumpang. Seluruh sarana dan prasarana telah melalui pemeriksaan ketat untuk menjaga performa operasional.

“Kami terus memastikan kesiapan operasional baik dari sisi sarana, prasarana, maupun pelayanan, agar seluruh perjalanan kereta api selama long weekend dapat berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” tambah Luqman.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI guna menghindari kehabisan tiket, terutama menjelang arus balik.

Lonjakan penumpang yang mendekati 50% ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor transportasi dan pariwisata daerah, sekaligus menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur nasional.

Baca Juga: Ada Purwokerto Half Marathon 2026, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*