Fitbit Air Resmi Meluncur, Wearable Tanpa Layar Rp1,7 Juta dengan AI Google Health

Google meluncurkan Fitbit Air, wearable tanpa layar seharga Rp1,7 juta dengan AI Google Health, fokus pada pelacakan kesehatan dan kualitas tidur.

Google meluncurkan Fitbit Air, wearable tanpa layar seharga Rp1,7 juta dengan AI Google Health, fokus pada pelacakan kesehatan dan kualitas tidur.

Google secara resmi meluncurkan Fitbit Air seharga Rp1.7 juta (USD99,99), perangkat fitness wearable tanpa layar pertama dari lini Fitbit. Peluncuran ini sekaligus menandai perubahan besar, di mana aplikasi Fitbit kini bertransformasi menjadi Google Health dengan tampilan baru dan dukungan pelatih kesehatan berbasis AI.

Langkah ini menunjukkan arah baru Google dalam mengembangkan ekosistem kesehatan berbasis kecerdasan buatan Gemini. Fitbit Air dirancang untuk pengguna yang ingin memantau kesehatan tanpa gangguan layar, sebuah tren yang sebelumnya dipopulerkan oleh perangkat seperti Whoop.

Dengan konsep tanpa layar, perangkat ini menawarkan kenyamanan lebih, terutama saat tidur, sekaligus meningkatkan efisiensi baterai. Fokus utama Fitbit Air bukan hanya menghitung langkah, tetapi juga pemulihan tubuh dan kualitas tidur pengguna.

Desain dan Spesifikasi Fitbit Air

Fitbit Air hadir dengan desain “pebble” atau modul kecil berbentuk batu koral yang dapat dilepas dan dipasang ke berbagai jenis tali jam. Karena tidak memiliki layar, semua data dan interaksi dilakukan melalui aplikasi Google Health.

Perangkat ini dilengkapi berbagai sensor canggih untuk pelacakan kesehatan, seperti:
– Pelacakan detak jantung 24/7 dengan fitur pemantauan variabilitas detak jantung (HRV).
– Sensor SpO2 untuk memantau kadar oksigen dalam darah.
– Akselerometer 3-sumbu dan giroskop untuk mendeteksi aktivitas otomatis.
– Sensor suhu untuk memantau perubahan suhu tubuh saat tidur.
– Algoritma skor tidur yang diklaim 15% lebih akurat dibandingkan model sebelumnya.
– Notifikasi potensi fibrilasi atrium (Afib) dari pemantauan ritme jantung.

Untuk daya tahan, Fitbit Air mampu bertahan hingga 7 hari dalam sekali pengisian. Fitur fast charging juga tersedia, di mana pengisian 5 menit cukup untuk penggunaan sehari penuh.

Integrasi Google Health dan AI Gemini

Salah satu fitur unggulan adalah kehadiran Google Health Coach, asisten kesehatan berbasis AI Gemini. Teknologi ini tidak hanya menampilkan data, tetapi juga memberikan rekomendasi personal berdasarkan pola tidur, aktivitas, dan kondisi tubuh pengguna.

Pengguna Fitbit Air mendapatkan akses gratis Google Health Premium selama tiga bulan. Layanan ini mencakup:
– Pelatih kesehatan personal berbasis AI.
– Rencana kebugaran adaptif.
– Analisis tidur yang lebih mendalam.
– Sesi meditasi terpandu dan panduan kesehatan.

Varian dan Edisi Khusus

Fitbit Air tersedia dalam beberapa pilihan tali seperti Performance Loop, Active Band, dan Modern Elevated Band. Warna yang ditawarkan antara lain Lavender, Berry, Fog, dan Obsidian.

Menariknya, Google juga menghadirkan edisi khusus hasil kolaborasi dengan bintang NBA, Steph Curry. Varian ini hadir dengan warna rye-brown dan aksen oranye, dengan harga preorder Rp2.209.830 (USD129,99).

Harga dan Ketersediaan

Fitbit Air dijual dengan harga Rp1.7 juta (USD99,99), sementara tali tambahan dibanderol mulai Rp600.000. Perangkat ini sudah bisa dipesan melalui sistem preorder dan akan tersedia secara resmi mulai 26 Mei 2026.

Fitbit Air kompatibel dengan Android dan iOS, sehingga dapat digunakan secara luas oleh berbagai pengguna smartphone. Perangkat ini ditujukan bagi mereka yang ingin fokus pada kesehatan tanpa distraksi layar, sekaligus mengutamakan akurasi data dan kenyamanan penggunaan.

Baca Juga: Google AI Plus, Pro, dan Ultra: Paket AI Google dengan Cloud Storage Besar

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*