
China meluncurkan kereta ekspres khusus durian dari Thailand melalui Laos ke Kunming. Waktu kirim cepat 3 hari, harga durian impor turun hingga 30 persen berkat pasokan meningkat.
CHINA membuka jalur kereta ekspres khusus untuk mengangkut durian dari Thailand, sehingga dapat mempercepat pengiriman dan menurunkan biaya impor. Layanan kereta api berpendingin ini menghubungkan Thailand, Laos, dan ibu kota Provinsi Yunnan, yaitu Kunming, di China barat daya. Kereta ekspres ini dapat menjaga kualitas buah, sekaligus menekan harga durian impor di “Negeri Panda” sampai 30 persen.
Kereta barang pertama bermuatan khusus durian mulai melaju dari Thailand sebagai sumber durian terbesar China. Perjalanan dimulai ke utara melalui Laos, lalu menuju China pada akhir pekan. Gerbong kereta dilengkapi pendingin hingga 13 derajat celsius untuk menjaga kualitas durian selama perjalanan.
Kapasitas Angkut dan Waktu Tempuh
Muatan durian Thailand kini tiba di Kunming setiap pagi setelah menyelesaikan perjalanan lintas perbatasan hanya dalam waktu 26 jam. Kereta ini diperkirakan bisa mengangkut lebih dari 200.000 ton durian sepanjang 2026. Perjalanan menuju Kunming memakan waktu tiga hari.
Berkat jalur tersebut, pengiriman durian Thailand ke Chengdu, kota besar di barat daya China, kini hanya membutuhkan waktu lima hari, lebih cepat dibandingkan sebelumnya sekitar satu minggu. Harga durian impor pun bisa turun 30 persen karena pasokan meningkat.
Pasar Durian di China
Lebih dari 90 persen ekspor durian dunia, senilai sekitar 7,5 miliar dollar AS (Rp 130 triliun) pada tahun lalu, masuk ke China. Di China, buah beraroma kuat ini sangat dihargai dan kerap diberikan sebagai hadiah dalam acara formal. Satu buah durian seberat 6 kilogram dapat dijual hingga 200 yuan atau sekitar Rp 507.000 di negara tersebut.
Konsumen China juga semakin memperhatikan kualitas durian. JD Fresh, anak perusahaan produk segar dari raksasa e-commerce China JD.com, mengatakan pihaknya menerapkan standar baru untuk memilih durian Monthong terbaik dari pohon berusia 10 tahun. “Standar tersebut menggunakan kriteria yang menyisihkan 99 dari setiap 100 buah”.
Keunggulan Jalur Kereta Api
Kereta api dinilai menjadi pilihan menarik bagi eksportir durian karena lebih murah dibandingkan pengiriman udara, tetapi lebih cepat daripada kapal kargo. Pengiriman laut kerap membuat buah rawan membusuk karena waktu transportasi lebih lama.
Penasihat Akademi Durian Malaysia, Lim Chin Khee, menjelaskan bahwa “jalur kereta api China-Laos menjadi rute penting untuk ekspor durian karena menawarkan keseimbangan yang baik antara kecepatan, biaya, dan pelestarian kualitas buah”. “Untuk durian, terutama varietas premium, kontrol waktu dan suhu sangat penting”.
Penyimpanan dingin juga mengurangi kerugian akibat pembusukan, pematangan tidak merata, dan proses penanganan. Hanya 3 persen durian yang dikirim melalui jalur kereta api baru ini diperkirakan membusuk, turun dari sebelumnya 10 persen.
Jalur Kereta China-Laos-Thailand
Jalur kereta api China-Laos sepanjang 1.035 kilometer dibangun sebagai bagian dari Belt and Road Initiative (BRI) Beijing, alias jalur sutra modern. China dan Laos patungan biaya pembangunan proyek senilai 5,9 miliar dollar AS (Rp 102,14 triliun) tersebut. Proyek ini bertujuan meningkatkan ekonomi Laos dengan menyediakan jalur perdagangan baru ke China dan negara-negara lain di kawasan itu.
China tahun lalu mendapatkan mayoritas pasokan durian dari Thailand dan Vietnam. Kamboja, Laos, Malaysia, dan Filipina juga mengirimkan durian ke China dalam jumlah lebih kecil. Menurut Lim, Laos, Thailand, dan Vietnam berada pada posisi terbaik untuk memanfaatkan layanan kereta ekspres durian ini karena lokasi geografis mereka.

Leave a Reply