Petani Tebu Blora Temui Jokowi di Solo, Harap Pabrik Gula Segera Beroperasi

Petani tebu Blora datangi Jokowi di Solo, minta dukungan agar pabrik gula kembali beroperasi demi menjaga ekonomi masyarakat.

Petani tebu Blora datangi Jokowi di Solo, minta dukungan agar pabrik gula kembali beroperasi demi menjaga ekonomi masyarakat.

SOLO, JOSS.CO.ID  – Para petani tebu dari Blora, Jawa Tengah mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo pada Rabu (22/4/2026). Mereka datang secara berombongan dengan menyewa bus dan membawa oleh-oleh khas berupa pisang tanduk sebanyak tiga tandan.

Kedatangan para petani ini bukan tanpa alasan. Mereka berharap adanya dukungan dari Jokowi agar pabrik gula di Blora dapat kembali beroperasi setelah berhenti sejak tahun 2025.

Perwakilan petani tebu Blora, Khairul Anwar, menyampaikan langsung aspirasi tersebut kepada Jokowi.
“Saya sampaikan ke Bapak Jokowi bahwa kami petani tebu Blora mengharapkan pabrik gulanya bisa beroperasi kembali,” kata Khairul, Rabu.

Menurut Khairul, peran Jokowi sebagai tokoh nasional diharapkan mampu memberikan pengaruh dalam percepatan pengoperasian kembali pabrik gula tersebut.
“Dengan dukungan Pak Jokowi, tokoh nasional mungkin dia bisa memanggil atau menginformasikan pabrik gula Blora butuh dioperasikan kembali dengan cepat,” ungkap dia.

Ia menjelaskan, pabrik gula merupakan satu-satunya sumber penghasilan utama bagi para petani tebu di Blora. Jika tidak segera beroperasi, dikhawatirkan kondisi ekonomi masyarakat akan semakin terpuruk.

“Karena kalau tidak dioperasikan maka petani Blora dan masyarakat Blora akan redup perekonomiannya dan akan menjadi jatuh miskin lagi. Kami tidak ingin seperti itu. Petani ingin semangat menanam dan membantu program pemerintah menuju swasembada gula,” tandasnya.

Khairul juga mengungkapkan bahwa berhentinya operasional pabrik gula sejak 2025 disebabkan oleh kerusakan mesin.
“Pabrik gula berhenti beroperasi sejak 2025 karena mengalami kerusakan mesin broiler,” ungkap Khairul.

Sebelum menemui Jokowi, para petani mengaku telah menempuh berbagai upaya, mulai dari menemui Bulog hingga pemerintah daerah dan pusat.
“Perjuangan kita sudah lama setahun lalu juga ke Bulog beberapa kali terus juga ke DPR, pak gubernur, pak bupati.kita sudah coba semua lini,” ungkap dia.

Melalui pertemuan ini, para petani berharap ada perhatian lebih dari tokoh nasional untuk membantu menghidupkan kembali pabrik gula di Blora.
“Kita berharap tokoh-tokoh nasional ikut membantu memperhatikan petani. Itu sih harapan kami. Cuma itu tidak ada yang lain,” ujar Khairul.

Baca Juga: Jokowi: “Yang Menilai Bukan Saya”, Tanggapi Pernyataan JK

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*