Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku, Pelaku Diduga Atlet MMA Ditangkap

Nus Kei, Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, meninggal usai ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun. Pelaku diduga atlet MMA ditangkap 2 jam setelah kejadiaan

Nus Kei, Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, meninggal usai ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun. Pelaku diduga atlet MMA ditangkap 2 jam setelah kejadiaan.

JOSS.CO.ID – Peristiwa tragis menimpa tokoh politik Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, yang meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026).

Insiden terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di pintu keluar bandara, tidak lama setelah korban mendarat dari penerbangan Jakarta. Nus Kei sempat dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Sempat dirawat di RS, namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi kepada detikcom, Minggu (19/4).

Aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian. Pelaku disebut-sebut merupakan seorang atlet MMA, sementara motif penyerangan diduga terkait dendam lama.

Profil Nus Kei

Dr Agrapinus Rumatora atau Nus Kei dikenal sebagai tokoh berpengaruh asal Kepulauan Kei, Maluku. Ia berdomisili di Jakarta, namun aktif membangun daerah asalnya di Maluku Tenggara.

Dalam dunia politik, Nus Kei pernah mendapat mandat dari Partai Golkar untuk mengikuti Pilkada Maluku Tenggara 2024 dan maju sebagai bakal calon bupati periode 2024–2029. Jabatan terakhirnya adalah Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara.

Selain itu, ia juga aktif di media sosial, termasuk mengelola kanal YouTube pribadi @nuskeioffial8300 yang berisi aktivitas kesehariannya.

Riwayat Konflik

Nus Kei memiliki riwayat konflik panjang, terutama dengan kelompok yang dipimpin John Kei. Bentrokan keduanya pernah memuncak pada Juni 2020, termasuk penyerangan di Tangerang dan insiden kekerasan di Jakarta Barat.

Konflik kembali terjadi pada November 2023 di Bekasi yang menewaskan satu orang dari kubu Nus Kei. Ketegangan tersebut disebut menjadi salah satu latar belakang peristiwa terbaru.

Hubungan Keluarga

Meski kerap berkonflik, Nus Kei dan John Kei memiliki hubungan keluarga. Polisi menyebut keduanya masih memiliki ikatan sebagai paman dan keponakan.

“Hubungannya keluarga, paman. Nah tapi seperti apa saya nggak tahu persis ya. Cuma dia nyebutnya dia itu paman, gitu,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat, Senin (22/6/2020).

Kasus penikaman ini kembali menjadi sorotan publik dan membuka diskusi tentang konflik lama yang melibatkan tokoh-tokoh tersebut. Polisi masih mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kejadian ini.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia “Pangeran Hormuz” Stabilkan BBM RI

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*