Kevin Warsh Janjikan Reformasi The Fed, Didesak Trump Turunkan Suku Bunga

Kevin Warsh, calon Ketua The Fed dari Donald Trump, berjanji ubah kebijakan inflasi di tengah tekanan politik dan krisis ekonomi AS.
Calon Ketua Federal Reserve pilihan Donald Trump, Kevin Warsh, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Federal Reserve, mengucapkan sumpah untuk memberikan kesaksian di hadapan Komite Senat AS tentang Perbankan, Perumahan, dan Urusan Perkotaan selama sidang konfirmasinya pada 21 April 2026. Andrew Thomas/Zuma

Kevin Warsh, calon Ketua The Fed dari Donald Trump, berjanji ubah kebijakan inflasi di tengah tekanan politik dan krisis ekonomi AS.

JOSS.CO.ID – Calon Ketua Federal Reserve (The Fed) pilihan Donald Trump, Kevin Warsh, berjanji akan membawa perubahan besar dalam kebijakan inflasi dan arah bank sentral Amerika Serikat. Hal ini disampaikannya dalam sidang konfirmasi Senat pada Selasa waktu setempat.

Meski demikian, Warsh tetap menyatakan bahwa kondisi ekonomi di bawah pemerintahan Trump saat ini berada dalam keadaan baik.

Salah satu momen menarik terjadi saat sesi tanya jawab dengan Senator Raphael Warnock dari Partai Demokrat. Dalam dialog tersebut, Warnock menanyakan penilaian Warsh terhadap kondisi ekonomi bagi keluarga pekerja di AS.

“If Professor Warsh were to assign a letter grade to the American economy today for the average working family, what grade would you assign?” Warnock asked.

Namun Warsh tidak memberikan jawaban langsung dan justru merespons dengan candaan.

“In modern academic institutions they give everyone A’s,” Warsh joked to a handful of laughs in the crowd. “If I give a student anything but an A, I would have been summoned to the dean’s office.”

Jawaban tersebut dinilai menghindari penilaian faktual terkait kondisi ekonomi, yang saat ini tengah menghadapi tekanan besar, termasuk krisis keterjangkauan harga.

Warsh juga memberikan respons serupa ketika ditanya Senator Tina Smith terkait klaim Trump dalam pidato kenegaraan yang menyebut ekonomi AS sedang dalam kondisi sangat kuat.

“The broad contours of the economy are improving,” Warsh responded. “I think it can improve more, and in the years ahead, I think the economy’s potential is strengthening.”

Pernyataan ini muncul di tengah lonjakan harga yang dipicu oleh berbagai faktor, termasuk konflik geopolitik dan kebijakan tarif yang diberlakukan pemerintahan Trump.

Sorotan Independensi The Fed

Dalam sidang tersebut, sejumlah senator mempertanyakan independensi Warsh dari tekanan politik. Senator Elizabeth Warren bahkan menyoroti perubahan sikap Warsh terkait suku bunga.

Sebelumnya, saat krisis finansial 2008, Warsh menolak penurunan suku bunga. Namun setelah Trump kembali terpilih pada 2024, ia justru mendukung kebijakan pemangkasan suku bunga.

Warren menyebut perubahan sikap ini sejalan dengan kepentingan politik Trump.

Tekanan Langsung dari Trump

Beberapa jam sebelum sidang, Trump secara terbuka menyatakan harapannya agar Warsh segera menurunkan suku bunga jika terpilih.

Dalam wawancara media, Trump menegaskan bahwa kebijakan suku bunga harus sejalan dengan arah pemerintahannya, bahkan sebelumnya ia pernah menyatakan bahwa siapa pun yang tidak sejalan dengannya tidak akan menjadi Ketua The Fed.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai independensi bank sentral, yang seharusnya bebas dari intervensi politik.

Latar Belakang Kevin Warsh

Kevin Warsh merupakan ekonom berpengalaman yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve pada 2006 hingga 2011. Saat ini, ia aktif sebagai akademisi di Stanford University dan mitra di Duquesne Family Office.

Ia juga memiliki pengalaman luas di sektor keuangan dan kebijakan publik, termasuk pernah menjadi penasihat ekonomi di Gedung Putih serta terlibat dalam forum ekonomi global seperti G20.

Sidang konfirmasi ini berlangsung di tengah upaya pemerintahan Trump untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap ekonomi menjelang pemilu paruh waktu yang akan digelar pada November mendatang.

Baca Juga: Hiroshi Mikitani, Pendiri Rakuten dan Raja E‑Commerce Jepang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*