Viral! Profil Muhammad Suryo Bos HS Rokok yang Alami Kecelakaan Maut Purworejo–Wates

Muhammad Suryo kecelakaan
Serap Tiga Ribu Pekerja Lokal, Perusahaan Rokok Raih Penghargaan Prestisius

JOSS.CO.ID – Nama Muhammad Suryo tengah viral di media sosial setelah insiden kecelakaan maut di ruas Purworejo–Wates, tepatnya di Simpang Empat Mlangsen, Kulon Progo, Minggu 1 Maret 2026.

Pengusaha yang dikenal sebagai pendiri HS Rokok tersebut dikabarkan mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif.

Kasus Muhammad Suryo kecelakaan ini pun langsung menjadi perhatian publik karena sosoknya dikenal sebagai pengusaha yang tengah berkembang pesat melalui jaringan bisnis Surya Group.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

“Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penanganan masih berlangsung secara intensif. Metode TAA dilakukan guna mengurai secara rinci penyebab kecelakaan,” lapor keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden di Temon tersebut.

Profil Muhammad Suryo, Pengusaha yang Merintis dari Nol

Muhammad Suryo lahir di Lampung pada 27 Maret 1984. Ia dikenal sebagai pengusaha self-made millionaire yang merintis bisnis dari usaha kecil.

Sebelum dikenal luas sebagai bos HS Rokok, Suryo memulai usahanya dari depot air isi ulang. Dari bisnis sederhana tersebut, ia belajar membangun jaringan usaha dan manajemen bisnis.

Perjalanan kariernya kemudian berkembang hingga membangun Surya Group yang memiliki berbagai lini usaha strategis.

Beberapa sektor bisnis yang dikelolanya antara lain:

  • Properti dan konstruksi di Yogyakarta
  • Sektor minyak, gas, dan energi
  • Transportasi udara melalui maskapai milik grupnya

Perkembangan bisnis tersebut menjadikan Muhammad Suryo sebagai salah satu pengusaha muda yang diperhitungkan di dunia usaha.

Fenomena HS Rokok yang Sempat Viral

Nama Muhammad Suryo semakin dikenal ketika mendirikan pabrik HS Rokok di Magelang pada 2024.

Pabrik rokok ini sempat viral karena kebijakan rekrutmen tenaga kerjanya yang tidak biasa.

Perusahaan membuka lowongan kerja bagi masyarakat tanpa syarat ijazah, usia, maupun pengalaman kerja.

Strategi tersebut menarik perhatian publik karena dianggap memberikan kesempatan kerja lebih luas bagi masyarakat.

Dalam waktu kurang dari satu tahun, HS Rokok dilaporkan mampu menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal.

“Fokus kami tidak hanya menyerap tenaga kerja, tapi juga membina mereka agar berkembang,” ujar Suryo, CEO HS Rokok.

Raih Penghargaan DetikJateng–Jogja Awards

Kinerja perusahaan tersebut juga mendapat pengakuan melalui penghargaan DetikJateng–Jogja Awards 2025.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi HS Rokok dalam menyerap tenaga kerja lokal di Jawa Tengah.

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Transmedia, Latif Harnoko, kepada Muhammad Suryo pada 23 Juli 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Ekspansi Bisnis hingga Lampung

Tidak hanya di Jawa Tengah, Muhammad Suryo juga melakukan ekspansi bisnis ke Lampung Timur.

Di wilayah tersebut, Surya Group tengah membangun fasilitas produksi besar yang ditargetkan mampu menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja lokal pada 2026.

Program rekrutmen di pabrik tersebut juga dirancang lebih inklusif dengan menyediakan kuota bagi penyandang difabel.

Publik Doakan Kesembuhan Muhammad Suryo

Kabar Muhammad Suryo kecelakaan membuat banyak pihak menyampaikan doa dan dukungan.

Sebagai pemimpin perusahaan yang menaungi ribuan karyawan di berbagai sektor industri, kehadirannya dinilai sangat penting bagi keberlanjutan perusahaan.

Kini publik menunggu perkembangan kondisi kesehatan sang pengusaha sekaligus hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kecelakaan tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*