
Surat palsu Polres Tanjung Priok minta THR Idul Fitri viral di medsos. Polda Metro Jaya selidiki pemalsuan, ingatkan perusahaan jangan percaya.
JOSS.CO.ID – Sebuah surat permintaan THR Idul Fitri yang mencatut nama Polres Pelabuhan Tanjung Priok langsung ramai di medsos, bikin pengusaha angkutan barang curiga. Dokumen palsu itu pakai kop resmi Satlantas lengkap nomor surat dan stempel, tapi polisi buru-buru bantah.
Isi Surat yang Beredar
Surat bertanggal 4 Maret 2026 itu punya perihal “Partisipasi Perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026”. Ditujukan ke pimpinan perusahaan seperti PT KPA, isinya minta partisipasi Tunjangan Hari Raya (THR) atas nama keluarga besar Satlantas demi sambut Lebaran. Lengkap dengan tanda tangan “staff”.
Tanggapan Resmi Polisi
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto konfirmasi dokumen itu hoax. Polres Tanjung Priok tak pernah kirim surat semacam itu.
“Lagi diselidiki karena Polres Tanjung Priok tidak pernah mengirim dokumen tersebut,” katanya kepada wartawan, Kamis 5 Maret 2026.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo juga tegaskan surat itu palsu, diduga oknum pencatut nama untuk untung pribadi.[5][1]
Penyelidikan dan Peringatan
Polda Metro Jaya sedang telusuri sumbernya, termasuk kemungkinan pemalsuan untuk pungli. Asosiasi pengusaha truk Aptrindo sudah imbaui anggota abaikan surat itu.
Polisi ingatkan perusahaan dan masyarakat: selalu cek resmi dulu sebelum tanggapi dokumen atas nama instansi.
“Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses penyelidikan selesai,” ujarnya.
Surat Palsu Polres Tanjung Priok Minta THR Viral, Polisi Selidiki
Surat Palsu Polres Tanjung Priok Minta THR Viral, Polisi Selidiki

Leave a Reply