
Merry Riana resmi gabung dengan Partai Demokrat dan menerima KTA di DPP. Ia menegaskan komitmen untuk berkontribusi menghadirkan Indonesia yang lebih baik.
JOSS.CO.ID, JAKARTA – Motivator nasional Merry Riana resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Ia menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) bersama puluhan kader baru dari berbagai komunitas Tionghoa dalam acara yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penegasan komitmen Partai Demokrat sebagai partai yang mengusung nilai inklusivitas, nasionalisme, dan religiusitas. Selain Merry Riana dan suaminya, Alva Tjenderasa, turut bergabung Ben Yura Rimba, mantan Kepala Pusat Kesehatan Mabes TNI, bersama puluhan anggota lainnya.
Merry Riana menyatakan keputusannya masuk ke Partai Demokrat bukanlah keputusan yang diambil secara mendadak. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut melalui pertimbangan matang dan proses panjang yang berlandaskan keyakinan pribadi.
Ia menilai partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ruang perjuangan politik yang memberikan kesempatan setara serta menghormati setiap proses yang dijalani kadernya.
“Saya melihat Demokrat bukan hanya berbicara tentang inklusivitas, tetapi benar-benar mempraktikkannya. Keputusan ini bukan langkah instan, melainkan komitmen untuk ikut berkontribusi secara nyata dalam menghadirkan Indonesia yang lebih baik,” ujar Merry dalam keterangannya dikutip dari keterangannya di akun Instagram pribadinya, Kamis (12/2/2026).
Bagi penulis buku Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar itu, masuk ke dunia politik merupakan babak baru dalam perjalanan hidupnya. Ia menyebut langkah ini lahir dari niat baik dan harapan untuk memberi dampak lebih luas bagi masyarakat.
“Saya berdiri dengan satu rasa yang paling besar: syukur karena Tuhan memberi kesempatan. Syukur karena Tuhan mempertemukan saya dengan orang-orang yang tepat, pada waktu yang tepat. Hari ini saya melangkah ke sebuah keluarga baru, rumah baru, kapal baru untuk berlayar yaitu Partai Demokrat,” ucapnya.
Sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Merry mengungkapkan bahwa awal perkenalannya dengan AHY terjadi pada 2012. Dalam satu tahun terakhir, ia mengaku semakin mengenal sosok AHY sebagai pemimpin yang rendah hati, mau belajar, dan berintegritas.
Merry menekankan bahwa selama proses bergabung, ia merasakan tidak ada tekanan maupun pendekatan transaksional. Baginya, keputusan besar lahir dari keyakinan, bukan dorongan sesaat.
‘Karena keputusan besar tidak lahir dari dorongan tetapi dari keyakinan. Saya juga datang dengan identitas yang sering disebut “triple minority”: saya perempuan, saya non-Muslim, saya keturunan Tionghoa. Namun di sini saya sungguh merasakan bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan karena Demokrat bukan hanya bicara tentang inklusif, tetapi mempraktikkannya,” tegas penulis buku biografi berjudul Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar itu.
Menurut Merry, KTA Partai Demokrat bukan sekadar kartu identitas, melainkan simbol komitmen untuk berbuat baik bersama kepemimpinan yang ia yakini dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Mohon doa dan dukungannya. Semoga langkah kecil ini bisa menjadi bagian dari rencana Tuhan yang lebih besar dan membawa manfaat bagi banyak orang,” pungkas Merry.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan rasa haru dan bangganya atas bergabungnya sejumlah tokoh masyarakat ke dalam partainya.
Ia menegaskan bahwa Demokrat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi bangsa tanpa memandang latar belakang identitas. AHY juga menekankan komitmen partainya sebagai partai nasionalis-religius di tengah tantangan era disinformasi dan politik post-truth.
“Demokrat adalah rumah, keluarga, dan kapal besar bagi siapa pun yang ingin membawa perbaikan. Kami siap menjadi wadah persahabatan dan perjuangan yang inklusif bagi seluruh anak bangsa,” tegasnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY turut mengajak seluruh kader untuk mendukung dan mengawal program pembangunan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Mari kita dukung penuh dan kawal pembangunan, termasuk infrastruktur di seluruh wilayah, agar benar-benar membawa dampak positif bagi rakyat Indonesia,” tutupnya.
Bergabungnya Merry Riana ke Partai Demokrat dinilai menjadi warna baru dalam dinamika politik nasional, khususnya dalam memperkuat pesan inklusivitas dan partisipasi lintas latar belakang di panggung politik Indonesia.

Leave a Reply