
JOSS.CO.ID – Viral di media sosial dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi JakLingko memaki penumpang perempuan. Tak hanya melontarkan kata-kata kasar, korban mengaku oknum sopir tersebut sempat mengancam dan hampir melakukan serangan fisik.
Video viral tersebut diunggah melalui akun Instagram @yogi_085664016987, dalam rekaman itu, terlihat korban penumpang perempuan tersebut mengarahkan kamera ke pengemudi JakLingko. Namun, alih-alih meminta maaf, sopir tersebut justru mengeluarkan makian yang dinilai tidak pantas.
“Kamu monyet, kamu monyet! Udah. Monyet kamu!” ujar pengemudi JakLingko itu, dikutip Jumat (2/1).
Menurut keterangan pengunggah video, pengemudi JakLingko tersebut tidak hanya membentak satu penumpang, melainkan beberapa penumpang lainnya. Ucapan yang dilontarkan dinilai jauh dari sikap sopan sebagai pelayan publik.
“Mau cerita sedikit kejadiannya. Berawal naik JakLingko dari Mall Plaza Buaran dan pas mau naik sopirnya nggak ngizinin duduk di depan karena di belakang masih kosong. Tapi setelah full di belakang, dia tetap nggak izinkan penumpang duduk di depan,” demikian tulis pengunggah video.
Saat tiba di tujuan, korban memutuskan merekam kejadian tersebut untuk dilaporkan melalui media sosial. Namun, tindakan itu justru memicu kemarahan sopir.
“Si sopir sempat menyembunyikan identitasnya dan berhenti lalu marah-marah ke saya karena divideokan. Sopir hampir ingin memukul saya namun tidak sempat terekam,” kata dia.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan oknum pengemudi JakLingko. Ia menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut secara serius.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. TransJakarta merespons serius kejadian ini,” kata Ayu saat dihubungi detikcom.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung juga telah menyoroti perilaku sopir JakLingko yang tidak tertib. Ia menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pengemudi yang ugal-ugalan dan melanggar aturan.
“Untuk sopir JakLingko yang ugal-ugalan, saya sudah minta kepada kepala dinas perhubungan untuk menertibkan dan melakukan pelatihan. Kalau mereka tetap melakukan hal yang sama, sudah diganti saja,” kata Pramono pada akhir November lalu.

Leave a Reply