Polresta Solo Amankan 23 Suporter Persis Bawa Flare dan Petasan

Polresta Solo Amankan 23 Suporter Persis Bawa Flare dan Petasan
Suasana penanganan aksi flare dari suporter Persis Solo pada Minggu (4/1/2025). - Istimewa/Polresta Solo.

JOSS.CO.ID, SOLO – Polresta Solo mengamankan 23 oknum suporter Persis Solo karena kedapatan membawa petasan dan flare serta berada dalam kondisi mabuk saat laga melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu (4/1/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan jalannya pertandingan tetap aman dan kondusif.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya. Barang yang diamankan meliputi 72 flare, smoke bomb, lima pipa asap, dan enam petasan. Meski sempat terjadi aksi penyalaan flare di tribun, aparat gabungan TNI, Polri, dan unsur terkait berhasil mengendalikan situasi sehingga pertandingan tetap berlangsung aman.

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menjelaskan bahwa puluhan suporter tersebut terjaring dalam penyisiran dan pemeriksaan rutin di pintu masuk stadion serta area tribun. Petugas menemukan berbagai barang yang dilarang keras dibawa masuk ke dalam stadion.

“Dalam pengamanan laga Persis Solo melawan Persita Tangerang, kami mengamankan 23 oknum suporter. Mereka kedapatan habis mengonsumsi minuman keras dan membawa barang berbahaya seperti petasan dan flare,” kata Kapolresta Solo saat ditemui awak media di Mapolresta Solo, Senin (5/1/2026).

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan barang bukti dalam jumlah cukup banyak. Di antaranya 72 buah red flare, enam buah smoke atau asap, lima buah pipa asap, serta enam buah petasan.

Kapolresta menegaskan bahwa barang-barang tersebut sangat membahayakan keselamatan penonton lain dan melanggar regulasi keamanan stadion. “Para oknum dan barang bukti langsung kami bawa ke Mako Polresta Solo untuk pendataan dan pembinaan lebih lanjut sesuai prosedur,” tegasnya.

Untuk mengawal jalannya pertandingan, sebanyak 491 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan. Personel pengamanan disiagakan di berbagai titik krusial, mulai dari pintu masuk stadion, area tribun, hingga jalur keberangkatan dan kepulangan suporter.

Meski sempat muncul aksi penyalaan flare sebagai bentuk kekecewaan suporter terhadap hasil pertandingan, aparat keamanan bergerak cepat melakukan pengendalian. Situasi berhasil diredam dan tidak berkembang menjadi kericuhan.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Solo Kompol Engkos Sarkosi mengatakan peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama pihak penyelenggara pertandingan. “Ke depan, sebelum laga akan kami sterilisasi semua area di stadion,” kata dia.

Puluhan pemuda yang diamankan pada Minggu malam tersebut mendapat pembinaan dari kepolisian. “Ke depan, bila ketangkap lagi akan ada surat pernyataan dan orang tua harus menjemput,” katanya.

Polresta Solo menegaskan akan memperketat sterilisasi stadion dan meningkatkan pengawasan terhadap suporter. Langkah ini dilakukan agar setiap pertandingan Persis Solo dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penonton.

Baca Juga:

Pelajar SMK di Bantul Jadi Korban Penganiayaan Jalanan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*