JOSS.CO.ID, JAKARTA — Tragedi kebakaran yang menimpa kantor Terra Drone Indonesia dan menewaskan 22 orang meninggalkan duka mendalam bagi industri teknologi pemetaan udara di Tanah Air. Perusahaan ini dikenal sebagai penyedia layanan drone yang mumpuni dan telah menjadi andalan berbagai sektor, khususnya perkebunan sawit, pertanian, hingga peternakan di berbagai wilayah Indonesia termasuk Sumatera.
Dari penelusuran laman resminya, Rabu (10/12/2025), Terra Drone Indonesia menawarkan berbagai layanan berbasis drone untuk sektor pertambangan, konstruksi, migas, transmisi dan pembangkit, serta perkebunan dan agrikultur. Menurut perusahaan, teknologi drone kini memegang peran penting dalam efisiensi dan pengambilan keputusan di sektor agrikultur.
“Drone dapat memberikan informasi berharga kepada perusahaan perkebunan dan agrikultur untuk membantu membuat keputusan yang lebih baik dan mengoptimalkan operasi mereka,” kata Terra Drone Indonesia.
Salah satu pemanfaatan terbesar adalah pemetaan dan survei lahan menggunakan citra udara resolusi tinggi. Teknologi ini membantu perusahaan memetakan lokasi tanaman serta aset perkebunan lain secara jauh lebih akurat, sehingga perencanaan penanaman dan pemanenan dapat dilakukan secara efisien dan hemat biaya.
Terra Drone menyebut drone kini telah menjadi teknologi standar dalam operasi harian banyak perusahaan perkebunan. “Beberapa perusahaan swasta seperti Eagle High Plantation dan Sinarmas sudah menggunakan drone. Ke depannya, perkebunan dan agrikultur akan lebih memanfaatkan drone untuk memaksimalkan operasi dan membantu pengambilan keputusan lebih baik,” kata Terra Drone mencontohkan.
Daftar klien perusahaan ini cukup panjang, mulai dari perkebunan sawit seperti Eagle High Plantations, First Resources, DSN Group, Wings; sektor peternakan dan pertanian seperti Widodo Makmur Perkasa, Syngenta, PT PUSRI; hingga sektor perhutanan seperti Perhutani dan Perkebunan Nusantara. Perusahaan internasional seperti International Finance Corporation (IFC) dan Korindo juga tercatat menggunakan jasa Terra Drone.
Untuk sektor agrikultur, Terra Drone menyediakan solusi lengkap melalui produk Terra Agri, sementara Terra Topo ditujukan untuk pengawasan keselamatan dan keamanan kawasan tambang. Layanan yang diberikan meliputi survei topografi untuk desain estate, studi kelayakan lahan, hingga penilaian risiko banjir.
Dalam operasional harian, drone mereka digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti sensus dan celah replanting, penilaian kesehatan tanaman, deteksi hama, penyemprotan, pemantauan irigasi, hingga pemantauan kebakaran hutan dan penyebaran pupuk serta pestisida.
Terra Drone juga aktif menggelar webinar bertema teknologi agrikultur. Beberapa webinar yang pernah ditampilkan di situsnya antara lain membahas drone untuk perkebunan kelapa sawit, masa depan drone di industri agrikultur, serta analisa platform untuk perkebunan.
Untuk perangkat keras, Terra Drone menggunakan berbagai drone dari produsen besar dunia, termasuk DJI Phantom 4 RTK, DJI M300 RTK dengan Terra LiDAR One Hesai, serta perangkat dari Raybe, Quantum Systems, dan C-Astral Aerospace.

Leave a Reply