Harta Kekayaan Bupati Termuda Bekasi Tersangka OTT KPK

Harta Bupati Termuda Bekasi

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditetapkan sebagai tersangka OTT KPK terkait dugaan suap proyek Rp 9,5 miliar. Bupati termuda Bekasi ini tercatat memiliki harta Rp 79,1 miliar berdasarkan LHKPN.

JOSS.CO.ID, BEKASI – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ade tercatat sebagai bupati termuda dalam sejarah Kabupaten Bekasi dengan total harta kekayaan mencapai Rp 79,1 miliar.

Dikutip dari situs resmi Pemkab Bekasi, Minggu (21/12/2025), Ade Kuswara dilantik sebagai Bupati Bekasi pada Februari 2025. Saat pelantikan, Ade Kuswara masih berusia 31 tahun 6 bulan.

Usia Ade tercatat lebih muda empat bulan dibanding pendahulunya, Neneng Hasanah Yasin, yang dilantik sebagai Bupati Bekasi pada usia 31 tahun 10 bulan. Neneng juga pernah ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada 2018 dan divonis 6 tahun penjara, sebelum akhirnya bebas.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Ade Kuswara diketahui pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Saat awal menjabat sebagai kepala daerah, Ade telah melaporkan harta kekayaannya ke KPK.

Rincian Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses dari situs resmi KPK, Ade Kuswara tercatat memiliki 31 bidang tanah yang tersebar di Bekasi, Karawang, dan Cianjur dengan total nilai mencapai Rp 76,5 miliar.

Selain itu, Ade juga memiliki sejumlah kendaraan mewah, antara lain:

  • Mitsubishi Pajero Sport Dakar dari hadiah senilai Rp 400 juta
  • Jeep Wrangler dari warisan senilai Rp 650 juta
  • Ford Mustang hasil sendiri senilai Rp 1,4 miliar

Ade juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 43 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp 147,9 juta. Dalam laporannya, Ade tidak memiliki utang, sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp 79.168.051.653.

Dugaan Suap Proyek Rp 9,5 Miliar

Sebagai informasi, KPK menangkap Ade Kuswara pada Kamis (18/12). Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima uang ijon proyek sebesar Rp 9,5 miliar.

Selain Ade Kuswara, KPK juga menetapkan ayahnya HM Kunang serta pihak swasta bernama Sarjan (SRJ) sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa proyek tersebut direncanakan mulai digarap pada tahun mendatang. Uang yang diterima diduga sebagai uang muka atau jaminan proyek.

“Jadi setelah dilantik pada akhir tahun lalu, akhir tahun 2024 saudara ADK ini kemudian menjalin komunikasi dengan saudara SRJ karena SRJ kontraktor yang biasa melaksanakan proyek-proyek di Kabupaten Bekasi, setelah itu karena ini juga belum ada untuk uangnya, maka proyek-proyek nanti yang akan ada di 2026 dan seterusnya dan sudah dikomunikasikan dengan saudara SRJ dan sering meminta sejumlah uang padahal proyeknya sendiri belum ada,” ujar Asep dalam konferensi pers, Sabtu (20/12).

Wakil Bupati Ditunjuk Jadi Plt Bupati Bekasi

Meski Bupati Bekasi tersandung kasus hukum, roda pemerintahan Kabupaten Bekasi dipastikan tetap berjalan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi.

“Ya kan sudah, sekarang sudah keluar radiogram dari Mendagri ke Gubernur, dari Gubernur ke Kabupaten Bekasi. Dan sekarang jabatan itu dipegang oleh Wakil Bupati, karena aturan undang-undang yang berlaku memang begitu,” kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dilansir detikJabar, Minggu (21/12/2025).

Dedi menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan tim ke Kabupaten Bekasi pada Selasa (23/12) untuk meninjau RAPBD Kabupaten Bekasi 2026, guna memastikan keberlanjutan proyek pembangunan.

“Ada beberapa aspek administrasi keuangan yang akan segera kami benahi nanti. Hari Selasa tim Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan ke Bekasi untuk melakukan peninjauan terhadap RAPBD 2026 yang sebelumnya sudah direkomendasikan, namun detailnya akan saya telaah lebih lanjut,” ujarnya.

 

Baca Juga: Video Viral Reporter CNN Indonesia Menangis Laporkan Bencana Aceh Tamiang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*