JOSS.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar rapat dengan Kementerian Hutan (Kemenhut) RI untuk membahas rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah utara Pulau Sumatera. Rapat tersebut juga akan menyoroti temuan gelondongan kayu yang terseret arus banjir di Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.
“Iya, Komisi IV akan rapat dengan Kemenhut perihal tersebut pada hari Kamis, 4 Desember,” kata Alex ketika dimintai konfirmasi, Minggu (30/11/2025). Pernyataan itu disampaikan saat ia menanggapi temuan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di Sumut-Sumbar.
Alex menjelaskan bahwa Komisi IV DPR RI akan mendalami lima poin utama dalam rapat tersebut, salah satunya terkait peta daerah aliran sungai (DAS) yang terdampak bencana.
“Satu, peta daerah aliran sungai yang terjadi banjir dan longsor. Dua, data tutupan lahan di setiap DAS (Daerah Aliran Sungai),” ujar Alex.
Legislator dari Fraksi PDIP itu menambahkan bahwa pihaknya juga akan meminta data kerusakan hutan dan lahan di masing-masing DAS, serta menggali informasi mengenai rencana reboisasi dan penghijauan oleh Kemenhut.
“Tiga, data kerusakan hutan dan lahan tiap DAS. Empat, program rencana reboisasi dan penghijauan tiap DAS. Lima, berapa dana yang tersedia untuk rehabilitasi DAS,” katanya.
Sebelumnya, gelondongan kayu dalam jumlah besar terlihat terbawa arus banjir bandang di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, mulai dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Kota Sibolga. Fenomena tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman video gelondongan kayu yang terseret arus viral di media sosial. Sejumlah warganet mengaitkannya dengan dugaan praktik ilegal logging yang dituding memperparah dampak banjir dan longsor. Hingga kini, asal-usul gelondongan kayu tersebut belum dapat dipastikan.
Tak hanya di Sumut, gelondongan kayu juga ditemukan berserakan di pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (29/11) sebagaimana dilaporkan Antara. Kayu-kayu tersebut tampak memenuhi garis pantai pascabanjir bandang yang melanda wilayah itu. Tumpukan material kayu diyakini terbawa dari kawasan hulu akibat kuatnya arus banjir sebelum akhirnya terdampar di pesisir.

Leave a Reply