Anggota DPR Tegas Minta Raja Juli Mundur Buntut Banjir Sumatera: Bapak Tak Paham Kehutanan

Anggota DPR Tegas Minta Raja Juli Mundur Buntut Banjir Sumatera: Bapak Tak Paham Kehutanan
Menhut Raja Juli Antoni dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

Rahmat Saleh mendesak Menteri Raja Juli mundur setelah banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar menewaskan ratusan warga.

JOSS.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menegaskan bahwa menteri yang tidak mampu menangani persoalan banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sepatutnya mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12).

Dalam rapat itu, Rahmat—legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)—menyebut bahwa banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra merupakan bencana besar yang menelan ratusan korban jiwa.

“Bapak Menteri yang saya hormati, satu nyawa sangat berharga, sekarang hampir 765 meninggal per kemarin, 650 belum ditemukan. Ini bencana besar, bukan main-main,” kata Rahmat.

Ia kemudian mencontohkan tindakan salah satu menteri di Filipina yang memilih mundur saat negaranya, termasuk Manila, dilanda banjir besar.

“Jentelmen dua menterinya, karena merasa menganggap tidak mampu mengatasi itu,” ujar legislator Dapil I Sumbar tersebut.

Rahmat menegaskan bahwa mundur dari jabatan bukanlah keputusan negatif, terutama jika seorang menteri dinilai tak mampu menangani dampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Jadi, bukan sesuatu yang salah juga kalau menteri tidak sanggup mengatasi memutuskan mundur, itu adalah tugas yang mulia menurut saya,” ujarnya.

Sementara itu, BNPB dalam laporan terbaru per Rabu (3/12) menyebutkan bahwa 770 jiwa meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Selain itu, 463 jiwa dinyatakan hilang, dan sebanyak 2.144.200 warga harus berada di lokasi pengungsian.

Baca Juga:

Korban Bencana Sumatera Bertambah, BNPB: 753 Meninggal 650 Hilang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*