Airlangga Ungkap Tantangan Harga dalam Rencana Mobil Nasional Prabowo

Airlangga Ungkap Tantangan Harga dalam Rencana Mobil Nasional Prabowo
Presiden Prabowo Subianto tanda tangan di atas kap mobil listrik taktis baru buatan PT Pindad bernama MV3-EV Pandu di pembukaan Indo Defence Expo & Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, (11/6/25).

Airlangga Hartarto menyebut harga terjangkau menjadi tantangan utama pengembangan mobil nasional Presiden Prabowo, karena mayoritas pasar berada di bawah Rp 300 juta.

JOSS.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengungkap secara terbuka mengenai rencana pengembangan mobil nasional yang menjadi salah satu cita-cita Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga mengatakan bahwa upaya mewujudkan proyek mobil nasional tersebut menemui sejumlah kendala, terutama terkait aspek harga agar produk dapat dijual dengan terjangkau.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik pasar otomotif Indonesia masih didominasi oleh konsumen yang memilih kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta.

Kondisi ini membuat mobil yang berada di atas kisaran harga tersebut menghadapi tantangan daya saing serta sulit menjangkau mayoritas masyarakat.

“Arahan Bapak Presiden bahwa kita perlu menyediakan anggaran untuk pengembangan mobil nasional. Jadi untuk ke depan tentu kita dorong untuk mobil nasional,” katanya dalam pembukaan Rapimnas Kadin 2025, (2/12/25).

“Dan kami sudah cek di lapangan, dari GAIKINDO, memang sekarang market terbesar adalah mobil-mobil yang di bawah harga 300 juta,” papar Airlangga.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah berharap pengembangan mobil nasional dapat diarahkan pada segmen yang sesuai dengan kemampuan beli masyarakat.

“Sehingga ini yang didorong juga oleh pemerintah, sehingga affordability menjadi tantangan,” lanjut Airlangga.

Baca Juga:

Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Produksi Mobil dan Motor Buatan Sendiri

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*