Menkeu: Banyak WNI ke Luar Negeri karena Kurang Lapangan Kerja

Menkeu: Banyak WNI ke Luar Negeri karena Kurang Lapangan Kerja
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JOSS.CO.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti masih lemahnya penciptaan lapangan kerja di dalam negeri yang mendorong banyak warga negara Indonesia (WNI) mencari penghidupan di luar negeri. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (27/11).

“Banyak anak yang kerja di luar negeri itu karena kegagalan kita menciptakan lapangan kerja di dalam negeri, waktu pertumbuhan ekonominya lambat seperti itu kemarin-kemarin,” ujar Purbaya.

Ia juga mengkritik persepsi sebagian ekonom yang menganggap pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah maksimal di kisaran 5 persen. “Jadi, ada salah persepsi di antara ekonom-ekonom kita bahwa tumbuh 5 persen adalah maksimal buat kita. Di atas 5 (persen), diperlambat lagi ke 5 (persen),” ucapnya.

Menurut Purbaya, Indonesia sebenarnya memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Ia memperkirakan peluang pertumbuhan ekonomi dapat menembus 6,7 persen year on year (yoy) atau lebih. Pertumbuhan yang kuat, lanjutnya, sangat penting untuk memperluas kesempatan kerja.

“Kita harapkan nanti dengan program-program yang dijalankan oleh Pak Prabowo (Presiden Prabowo Subianto), dengan perbaikan investasi, optimalisasi belanja pemerintah, optimalisasi manajemen fiskal dan moneter, harusnya kita bisa lebih baik lagi,” ujarnya dengan optimistis.

Isu mengenai banyaknya WNI yang bekerja ke luar negeri sebelumnya disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI, Kardaya Warnika. Politikus Partai Gerindra itu memaparkan kondisi di daerah pemilihannya, di mana banyak warga merantau demi mengejar pendapatan lebih besar.

Kardaya mencontohkan besarnya upah minimum di sejumlah negara tujuan, seperti Taiwan yang mencapai Rp20 juta, Korea Selatan Rp30 juta, dan Jepang hingga Rp49 juta per bulan. Ia meminta pemerintah memperluas pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pekerja Indonesia.

Menanggapi hal itu, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai program magang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Ia menekankan pentingnya membangun kualitas ekonomi domestik agar masyarakat tidak perlu bekerja di luar negeri demi kesejahteraan.

“Jangka panjangnya, misal Amerika lebih bagus dari kita, apa orang kita ke sana semua? Harusnya kita membuat Indonesia kayak Amerika sejahteranya. Itu yang kita kejar dalam beberapa tahun ke depan, 10 tahun mungkin. Jadi, target kita bukan mindahin orang ke sana supaya hidup enak, tapi membuat di sini bagus suasananya sehingga bisa hidup lebih enak tanpa harus ke luar negeri,” tutup Purbaya.

Baca Juga:

Purbaya Desak Bea Cukai Berbenah, Ancaman Pembekuan dan Penggantian oleh SGS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*