Cucun Syamsurijal Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Polemik “Ahli Gizi” di Program MBG

Cucun Syamsurijal Klarifikasi dan Minta Maaf Soal Polemik Ahli Gizi di Program MBG

JOSS.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan permintaan maaf terkait polemik istilah “ahli gizi” dalam program Makan Bergizi Nasional (MBG). Ia menegaskan tidak berniat merendahkan profesi mana pun. “Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dianggap menyinggung profesi ahli gizi,” ujarnya.

Cucun juga menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan gizi. “Perubahan diksi masih sebatas wacana dan tidak boleh menurunkan standar pengawasan makanan bergizi,” tegasnya.

Pernyataan Cucun muncul setelah video yang memperlihatkan dirinya menghadiri Forum Konsolidasi SPPG se-Kabupaten Bandung viral di media sosial. Dalam forum tersebut, Cucun mengusulkan pelatihan lulusan SMA untuk menggantikan peran ahli gizi, yang ia sebut “tidak dibutuhkan dalam program MBG.”

“Saya enggak mau dengar orang-orang sombong mengatakan ‘karena saya ahli gizi’. Nanti tinggal Ibu Kadinkes melatih orang, bila perlu anak-anak SMA cerdas fresh graduate dilatih tiga bulan kasih sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi),” kata Cucun dalam video yang beredar.

Pernyataan ini menuai beragam reaksi di masyarakat dan memicu kritik terhadap sikap Cucun yang dianggap menyepelekan tenaga profesional ahli gizi. Menanggapi hal ini, Cucun menegaskan telah meminta maaf dan berdiskusi dengan Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Doddy Izwardy. “Saya sudah sampaikan di media sosial saya (permintaan maaf), bahkan semalam kami diskusi sama Ketum Persagi, pemikiran beliau luar biasa,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11).

Selain itu, Cucun memfasilitasi pertemuan antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Persagi pada Senin (17/11) sebagai tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya. Pertemuan ini digelar untuk membahas kelangkaan tenaga profesional gizi dalam program MBG.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*