
JOSS.CO.ID, MAGELANG – Bank Jateng menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Magelang, Hal ini terlihat dari partisipasi aktif Bank Jateng dalam sosialisasi program unggulan Pemerintah Kota Magelang, “Hunian Nyaman,” pada Selasa (21/10/2025).
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Wakil Wali Kota Sri Harso, jajaran Forkopimda, serta perwakilan pengembang dari APERSI Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka akses kepemilikan rumah bersubsidi dengan cicilan yang ringan bagi ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Dalam program “Hunian Nyaman,” Pemerintah Kota Magelang menggandeng berbagai pihak, termasuk Bank Jateng, untuk memfasilitasi skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Skema ini menjadi solusi nyata bagi 588 ASN Pemkot Magelang yang tercatat belum memiliki rumah.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Tri Nugroho, menegaskan kesiapan bank dalam mendukung penuh program tersebut.
“Kami sangat bangga dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Magelang dalam mewujudkan program ‘Hunian Nyaman’. Komitmen kami adalah menyediakan akses pembiayaan KPR FLPP yang mudah, cepat, dan terjangkau bagi para ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Tri Nugroho.
Lebih lanjut, Tri Nugroho menjelaskan bahwa hal ini merupakan wujud tanggung jawab Bank Jateng sebagai Bank Pembangunan Daerah untuk turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menambahkan, Bank Jateng berkomitmen memastikan setiap ASN dapat memiliki hunian yang layak, nyaman, dan sehat sebagai bentuk keteladanan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Disperkim Kota Magelang, Bowo Adrianto, menyampaikan bahwa melalui skema KPR FLPP, calon pembeli—khusus ASN dengan penghasilan maksimal Rp8,5 juta per bulan—dapat memperoleh rumah seharga maksimal Rp166 juta dengan bunga rendah dan bantuan uang muka senilai Rp4 juta.
Kemitraan antara Pemkot Magelang, Bank Jateng, dan asosiasi pengembang ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian permasalahan rumah tidak layak huni (RTLH) serta meningkatkan kepemilikan rumah bagi warga Kota Magelang.

Leave a Reply