
JOSS.CO.ID, KUDUS — Tim Judo Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada nomor Jun No Kata dalam ajang PON Bela Diri 2025 yang digelar di Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, pada Minggu (12/10/2025).
Pasangan Cynthia Trubus Octaviani sebagai pelaksana teknik (Tori) dan Lie Grace Nathalia Tedjawijaya sebagai penerima (Uke) tampil memukau dengan skor tertinggi 370,5 poin, mengungguli pesaing kuat dari Bali dan Jawa Barat.
Ungguli Juara Bertahan dari Bali

Lie Grace Nathalia mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini menjadi balasan atas kerja keras dan latihan intensif yang mereka jalani selama berbulan-bulan.
“Kami bersyukur bisa meraih skor tertinggi dan mengungguli tim Bali yang sebelumnya menjadi juara di PON Aceh–Sumut 2024,” ujar Grace usai pertandingan di Kudus, Minggu (12/10).
Grace menuturkan, hasil ini menjadi pelipur lara setelah pada PON Aceh–Sumut 2024 mereka hanya mampu membawa pulang medali perunggu.
“Sangat senang akhirnya bisa dapat emas di PON Bela Diri. Ini seperti penebusan dari hasil sebelumnya,” tambahnya.
Latihan Intensif di Pengprov PJSI Jateng
Sementara itu, Cynthia Trubus Octaviani, rekan satu tim Grace, menjelaskan bahwa mereka menjalani persiapan intensif selama tiga hingga empat bulan di bawah Pengurus Provinsi (Pengprov) PJSI Jawa Tengah.
“Kami latihan sekitar 3–4 bulan sebelum PON Bela Diri. Fokus kami adalah menyempurnakan setiap teknik agar sesuai standar penilaian Jun No Kata,” kata Cynthia.
Menurut Cynthia, kunci kemenangan mereka terletak pada konsistensi dan kejelasan teknik saat tampil di hadapan juri.
“Dalam judo, detail gerakan sangat penting. Kami berusaha agar setiap teknik terlihat jelas dan seimbang supaya wasit bisa menilai dengan maksimal,” jelasnya.
Persaingan Ketat Antarprovinsi
Nomor Jun No Kata diikuti oleh enam tim dari berbagai provinsi. Tim Jawa Tengah mendapat giliran tampil pertama, namun tetap mampu menjaga konsistensi hingga akhir penilaian.
“Persaingannya ketat, karena semua peserta datang dari berbagai daerah dengan kemampuan tinggi. Tapi kami tetap fokus pada teknik dan ketenangan,” ujar Grace.
Hasil akhir penilaian menunjukkan Jateng unggul jauh atas pesaingnya:
| Posisi | Provinsi | Skor |
|---|---|---|
| 🥇 1 | Jawa Tengah | 370,5 |
| 🥈 2 | Bali | 348,5 |
| 🥉 3 | Jawa Barat | 334,5 |
Sebagai informasi Nomor Jun No Kata merupakan salah satu kategori seni dalam olahraga judo yang menampilkan kerja sama dua atlet untuk memperagakan serangkaian teknik lentur dan seimbang.
Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan teknik, sinkronisasi, serta keindahan gerak.
Ajang PON Bela Diri 2025 Kudus

PON Bela Diri 2025 merupakan kompetisi multi-event cabang olahraga bela diri yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 11–26 Oktober 2025.
Ajang ini mempertandingkan 10 cabang olahraga, antara lain:
- Judo
- Karate
- Pencak Silat
- Taekwondo
- Wushu
- Gulat
- Tarung Derajat
- Ju-jitsu
- Sambo
- Shorinji Kempo
Event ini menjadi momentum awal menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet bela diri di Indonesia.
Harapan Menuju PON 2028
Cynthia dan Grace sepakat bahwa capaian ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk prestasi yang lebih tinggi.
“Kami ingin hasil ini jadi motivasi untuk tampil lebih baik di PON 2028 di NTB nanti,” ujar Cynthia.
Keduanya juga berharap agar judo seni (kata) semakin dikenal masyarakat dan mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah daerah serta federasi olahraga nasional.
Prestasi yang ditorehkan tim judo Jateng ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan komunitas bela diri di Jawa Tengah.
Pengprov PJSI Jateng menyebut keberhasilan ini menunjukkan hasil nyata dari program pembinaan berkelanjutan yang mereka jalankan sejak 2023.
“Kami bangga. Hasil ini bukti bahwa pembinaan atlet daerah bisa menghasilkan prestasi nasional jika dikelola serius,” ujar salah satu pengurus PJSI Jateng saat dihubungi.
Keberhasilan Tim Judo Jateng meraih emas di nomor Jun No Kata PON Bela Diri 2025 menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan kekompakan dapat menghasilkan prestasi puncak.
Dengan skor 370,5 poin dan penampilan yang memukau, pasangan Cynthia dan Grace kini menjadi inspirasi bagi generasi muda judo di Indonesia.

Leave a Reply