PSSI Mendadak Batal Protes ke AFC! Kenapa Keputusan Wasit Ma Ning Tak Disorot Resmi?

PSSI Mendadak Batal Protes ke AFC! Kenapa Keputusan Wasit Ma Ning Tak Disorot Resmi

PSSI batal protes ke AFC soal wasit Ma Ning di laga Indonesia vs Irak. Simak alasan resmi Sumardji dan reaksi publik sepak bola nasional.

JOSS.CO.ID, JAKARTA — PSSI akhirnya memutuskan tidak akan melanjutkan pengajuan surat protes ke AFC terkait kepemimpinan wasit Ma Ning dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh manajer tim nasional, Sumardji, usai laga kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu (12/10/2025).

Sumardji menjelaskan bahwa meskipun pihak PSSI awalnya berniat untuk mengirim surat resmi, pada akhirnya keputusan itu dibatalkan. “Kalau protes pun tidak ada gunanya juga karena sudah selesai,” ujarnya.

Pertandingan Indonesia vs Irak di Grup B, putaran keempat kualifikasi Piala Dunia zona Asia, dihelat di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi. Tim Garuda menelan kekalahan 0-1 dari Irak.

Keputusan wasit Ma Ning dinilai kontroversial ketika bek Indonesia, Kevin Diks, dijatuhkan di dalam kotak penalti Irak. Banyak pihak menganggap itu layak dijatuhi penalti, tapi Ma Ning menilai kejadian itu tidak fatal dan menolak memberikan penalti.

Media internasional bahkan ramai menyoroti kepemimpinan Ma Ning yang dianggap merugikan Indonesia.

Menurut Sumardji, PSSI sempat mempersiapkan surat protes resmi ke AFC. Namun, pada akhirnya mereka memilih untuk tidak melanjutkan karena merasa tidak ada manfaatnya, apalagi pertandingan sudah berakhir.

Langkah ini juga bisa diartikan sebagai upaya menjaga hubungan baik dengan AFC dan menghindari polemik panjang. Jika protes dilayangkan, AFC bisa membuka penyelidikan, namun keputusan akhir tetap bergantung pada interpretasi komite wasit AFC.

Dengan batalnya protes, PSSI tampak memilih jalur pragmatis meski banyak pihak—termasuk penggemar dan media—merasa keputusan Ma Ning merugikan kepentingan sepak bola Indonesia.

Setelah keputusan batalnya protes diumumkan, publik tampil bereaksi keras. Di media sosial, pengguna menyoroti PSSI atas sikap yang dianggap “pasrah” meski ada indikasi keputusan wasit merugikan.

Media asing juga ikut menyoroti. Beberapa outlet luar negeri menyebut bahwa keputusan kontroversial Ma Ning “memupus mimpi” Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.

Namun, tidak semua suara mendesak agar PSSI tetap memprotes. Ada pula pihak yang berpendapat bahwa energi dan sumber daya lebih baik difokuskan untuk evaluasi internal tim ketimbang protes ke badan luar.

Keputusan ini berarti PSSI menyudahi kemungkinan perselisihan formal dengan AFC terkait kasus wasit Ma Ning.

Publik dan pendukung timnas kehilangan jalur resmi untuk “menuntut keadilan” lewat protes.

Fokus PSSI bergeser ke evaluasi internal tim dan peningkatan kualitas wasit lokal agar kejadian serupa tidak terulang.

Media dan pengamat sepak bola akan terus memantau bagaimana AFC menyikapi kontroversi kepemimpinan wasit di kemudian hari.

Sebagai informasi,  Ma Ning berasal dari China dan pernah memimpin pertandingan internasional lain yang sempat menuai protes. Tim nasional Indonesia kini sudah tersingkir dari jatah kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kekalahan tersebut.

Media olahraga dalam negeri (seperti BolaSport.com) juga meliput intensif kejadian ini sebagai berita utama.

Dengan pembatalan protes ke AFC, PSSI memilih jalan yang lebih tenang dan menghindari konflik lembaga. Meski demikian, banyak pihak—penggemar, media, dan pengamat sepak bola lokal—menganggap langkah tersebut kurang memuaskan.

Baca Juga: Kontroversi Wasit Ma Ning di Laga Irak vs Indonesia, Garuda Gagal ke Piala Dunia 2026

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*