
JOSS.CO.ID, REMBANG — Dewan Pimpinan Daerah (DPD Partai Golkar Kabupaten Rembang) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Hotel Pollos Rembang, Selasa (14/10/2025). Acara ini menjadi ajang penting bagi kader beringin untuk memperkuat konsolidasi, mempererat persatuan, dan menyiapkan strategi menuju Pemilu 2029.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Rembang Harno, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, serta para tokoh masyarakat, pemuda, dan kader partai dari seluruh kecamatan di wilayah Rembang.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum strategis untuk memperkokoh pondasi partai di tingkat daerah.
“Musda ini bukan hanya acara seremonial. Ini adalah momentum konsolidasi dan persatuan kader untuk memperkuat soliditas partai,” ujar M. Saleh dalam sambutannya.
Pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Rembang menjadi sarana evaluasi kinerja dan regenerasi kepemimpinan partai di tingkat daerah. Rembang sendiri menjadi kabupaten ke-18 di Jawa Tengah yang sukses menyelenggarakan Musda tahun ini.
Menurut Saleh, Musda bukan hanya forum untuk memilih pimpinan baru, tetapi juga wadah memperkuat strategi dan memperluas jaringan politik hingga akar rumput.
“Setelah Rembang, daerah lain seperti Karanganyar dan Demak akan segera menyusul. Ini bentuk keseriusan kami menjaga ritme konsolidasi Golkar di Jawa Tengah,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Mohammad Saleh mendorong agar Partai Golkar semakin terbuka terhadap generasi muda, aktivis organisasi masyarakat, dan profesional dari berbagai latar belakang.
Menurutnya, regenerasi dan inklusivitas adalah kunci agar Golkar tetap relevan dengan dinamika zaman dan aspirasi masyarakat.
“Golkar harus menjadi rumah besar bagi semua anak bangsa. Tempat yang terbuka bagi siapa pun yang ingin berjuang untuk kemajuan daerah dan bangsa,” tegas Saleh.
Ia juga menegaskan, Golkar harus adaptif dengan perubahan sosial dan digitalisasi politik. Dengan demikian, partai bisa lebih dekat dengan rakyat dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Maryono Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Golkar Rembang

Puncak Musda XI Golkar Rembang ditandai dengan terpilihnya Maryono sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rembang periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh peserta Musda.
Dalam pidato perdananya, Maryono mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk membawa kembali kejayaan Partai Golkar di Rembang.
“Ke depan, kita harapkan bisa menambah suara dan meraih sedikitnya tujuh kursi di DPRD Kabupaten Rembang. Minimal satu fraksi penuh di dewan,” ujar Maryono optimis.
Maryono mengakui, tugas yang diemban tidak ringan. Golkar yang dulu sempat memiliki 12 kursi di DPRD Kabupaten, kini hanya tersisa satu kursi. Kondisi ini menjadi cambuk semangat untuk bekerja lebih keras, membangun jaringan kader, dan memperluas dukungan masyarakat.
“Semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Kita butuh kekompakan antar kader dari tingkat desa hingga kabupaten,” tegasnya.
Ia menambahkan, struktur partai di tingkat desa harus diperkuat agar komunikasi politik dengan masyarakat lebih efektif. Selain itu, program sosial dan ekonomi kerakyatan akan menjadi prioritas kerja DPD Golkar Rembang ke depan.
Strategi Golkar Rembang Menuju Pemilu 2029
Dalam arah kebijakan jangka menengah, Maryono bertekad menjadikan Golkar lebih modern, inklusif, dan responsif terhadap isu-isu publik.
Beberapa strategi yang akan diterapkan diantaranya penguatan basis kader di desa melalui pelatihan kepemimpinan dan digital campaign. Kolaborasi dengan tokoh muda dan komunitas lokal untuk memperluas jaringan sosial. Optimalisasi media sosial dan digitalisasi partai untuk mendekatkan diri kepada pemilih milenial. Program pemberdayaan ekonomi rakyat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Konsolidasi lintas daerah untuk memastikan koordinasi partai tetap solid menjelang Pemilu 2029.
Maryono menegaskan, seluruh langkah itu akan dilaksanakan secara terukur dengan melibatkan semua lapisan kader.
“Kita ingin Golkar Rembang kembali menjadi partai besar, yang dipercaya rakyat karena kerja nyatanya, bukan hanya janji,” ujarnya.
Dalam penutupan acara, Maryono menyampaikan bahwa Golkar Rembang siap membangun sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan kalangan pemuda. Menurutnya, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi ruang pengabdian untuk kesejahteraan rakyat.
“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak. Insyaallah Golkar Rembang akan semakin dekat dengan rakyat dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Leave a Reply