Mengabdi Untuk Bangsa, Kosgoro 1957 Konsolidasi di Demak Hadirkan Semangat Kerakyatan

Kosgoro 1957 Konsolidasi di Demak
Kosgoro 1957 Konsolidasi di Demak

JOSS.CO.ID, DEMAK – Ketua Kosgoro 1957 Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, ST, M.En menegaskan bahwa konsolidasi organisasi di Kabupaten Demak menjadi momen penting untuk memperkuat kebersamaan dan menciptakan suasana yang rukun serta kondusif di lingkungan keluarga besar Kosgoro.

Acara yang dihadiri utusan dari Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Grobogan, dan Demak sebagai tuan rumah ini menjadi ajang memperkuat tiga pilar utama Kosgoro: Pengabdian, Kerakyatan, dan Solidaritas.

Menurut Saleh, pengabdian di Kosgoro bukan sekadar slogan. “Pengabdian adalah kesetiaan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Pengabdian berarti setiap anggota memiliki kesadaran untuk memberikan karya nyata bagi kepentingan rakyat, membantu menyelesaikan masalah, dan ikut mendorong kemajuan bangsa. Nilai ini diwariskan langsung dari para pendiri Kosgoro yang berjuang demi kemerdekaan dan kesejahteraan rakyat.

“Pengabdian itu bukan hanya retorika, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Saleh.

Kosgoro, singkatan dari Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong, menempatkan solidaritas sebagai pondasi perjuangan. Semangat kebersamaan, persatuan, dan saling membantu menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan bersama.

Konsolidasi ini juga menjadi simbol bahwa Kosgoro 1957 siap menghadapi tantangan di era digital dengan tetap menjaga nilai-nilai gotong royong.

Kerakyatan di Kosgoro bermakna bahwa organisasi ini lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat. Aspirasi dan kepentingan rakyat menjadi sumber inspirasi dan arah perjuangan Kosgoro dalam setiap aktivitasnya.

“Jiwa dan aspirasi rakyat menjadi sumber inspirasi bagi arah perjuangan Kosgoro,” tegas Saleh.

Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahmi lintas kabupaten seperti ini adalah langkah positif.

“Dengan rajin bersilaturahmi, insya Allah program kerja dapat terlaksana dengan baik, baik dari sisi sumber daya manusia maupun dukungan dana,” ujar Badruddin.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan organisasi sahabat seperti SOKSI, AMPI, dan MKGR.

Konsolidasi Kosgoro 1957 di Demak diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jaringan organisasi di Jawa Tengah, meningkatkan soliditas kader, dan meneguhkan komitmen dalam mengabdi kepada bangsa serta menjaga persatuan.

Dengan semangat Pengabdian, Kerakyatan, dan Solidaritas, Kosgoro 1957 optimistis dapat terus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat di era yang penuh tantangan ini.

Baca Juga:

Golkar Berbagi 1000 Sepatu untuk Anak-anak Sekolah

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*