JOSS.CO.ID, Semarang – Kasus percobaan penculikan kembali terjadi di Kota Semarang. Seorang siswi SD Negeri Pakintelan 2, Kecamatan Gunungpati, hampir menjadi korban saat pulang sekolah pada Jumat (15/8).
Peristiwa bermula ketika siswi berinisial H, murid kelas VI, berjalan kaki di jalan sepi sekitar pukul 11.10 WIB. Tiba-tiba sebuah mobil berhenti tidak jauh dari lokasi. Pelaku yang berpura-pura memperbaiki kendaraan kemudian mendekati korban, membekap, dan mencoba menyeretnya ke dalam mobil.
Korban sempat melawan meski dicekik dan dibekap pelaku. Beruntung ia berhasil membuka pintu mobil dan kabur menuju tempat aman. Akibat kejadian itu, wajah dan leher korban mengalami luka lecet, namun kondisinya kini stabil setelah mendapat perawatan medis.
Kepala SDN Pakintelan 2, Slamet Hari Pambudi, menyebut pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, babinsa, bhabinkamtibmas, serta Kelurahan Pakintelan untuk memberikan pendampingan psikologis.
“Korban memang sempat trauma, tapi sudah kembali masuk sekolah pada Selasa (19/8),” jelasnya.
Pasca kejadian, sekolah memperketat pengawasan saat jam pulang. Guru diwajibkan memastikan setiap siswa dijemput orang tua atau wali, sementara yang belum dijemput tetap berada dalam pengawasan guru.
“Kami juga mengimbau orang tua lebih waspada demi keselamatan anak,” tambah Slamet.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV serta keterangan saksi. Pihak sekolah berharap pelaku segera tertangkap agar kasus serupa tidak terulang di wilayah tersebut.

Leave a Reply